Aden mengatakan, sesuai data yang ia dapat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, penanganan pengangguran yang dilakukan pemerintah hanya berkutat pada program pelatihan yang berbasis UMKM, ataupun bantuan modal bagi masyarakat, tetapi dampak dari bantuan pemerintah terhadap kemiskinan sangat rendah.
“Pelatihan skill hanya berupa keterampilan perbengkelan, jahit menjahit, dan pembuatan kue. Dari tahun ketahun pelatihan skillnya hanya putar-putar disitu saja. Tidak berubah, tidak ada inovasi. Kalau setiap tahun hanya diisi dengan pelatihan seperti ini, maka itu sama saja pemerintah tak serius, dan terkesan yang penting ada kegiatan, selesai. Terserah hasilnya berdampak atau tidak terhadap tingkat kemiskinan, masa bodo,” kata Aden.
Aden menegaskan, pengangguran harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Jika tidak, Aden bilang, akan berdampak pada sektor lain, seperti perekonomian. Ya, kata Aden, jika pengangguran tinggi, maka banyak warga yang akan masuk ke dalam jurang kemiskinan.
