“Pengangguran itu identik dengan kemiskinan. Semakin banyak yang nganggur, maka semakin terbuka potensi peningkatan kemiskinan. Dan inilah salah satu dari sekian faktor yang menyebabkan Gorontalo masih termasuk salah satu daerah termiskin di Indonesia.
Inilah fakta bahwa pemerintah tak serius urusi pengangguran dan kemiskinan,” tegasnya.
Tentunya, sebagai milenial yang peduli dengan tanah kelahirannya, Aden tak mau persoalan pengangguran terus menggerogoti Kota Gorontalo. Ia akan mencoba berkontribusi dalam memecahkan kebuntuan pemerintah atas pengangguran di kota Gorontalo.
Jika nantinya, sang pencipta mengizinkan dirinya duduk di legislatif pada Pileg 2024 nanti, ia bertekad akan bersuara lantang dalam mengawal setiap program yang erat kaitannya dengan pengangguran yang telah direncanakan pemerintah lewat RPJMD maupun APBD.
