Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Hidupkan Gema Maulid Serentak hingga Desa

×

Pemkab Gorontalo Hidupkan Gema Maulid Serentak hingga Desa

Share this article
Pemkab Gorontalo Hidupkan Gema Maulid Serentak hingga Desa
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat mengikuti doa Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturahman Limboto, Senin (24/8/2026). (Foto: Dok-Diskominfo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana religius menyelimuti Kabupaten Gorontalo, Senin (24/8/2026).

Berita Terkait:  LKPD Tahun Anggaran 2023: Pemkab Gorontalo Raih Opini WTP

Doa dan salawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan secara serentak, mulai dari Masjid Agung Baiturahman Limboto hingga masjid-masjid di tingkat kecamatan dan desa.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Studi Tiru Sekolah Rakyat di Boalemo

Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama untuk keselamatan, keamanan, kesejahteraan, serta keberkahan daerah.

Di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Ia menegaskan, tradisi Maulid merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan keagamaan masyarakat Gorontalo.

Berita Terkait:  Rizal: Status UPTD Laboratorium Instalasi Kualitas Air Perlu Dirubah

“Ini tradisi yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati kelahiran Rasulullah, sekaligus memohon doa untuk negeri agar diberikan kesejahteraan, keamanan dan keberkahan,” ujar Sofyan.

Pelaksanaan secara serentak hingga ke tingkat desa, menurutnya, menjadi gambaran kuatnya nilai-nilai keagamaan yang masih hidup di tengah masyarakat.

Berita Terkait:  Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan

Masjid pun tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Pemerintah berharap semangat yang terbangun melalui peringatan Maulid dapat terus dibawa dalam kehidupan bermasyarakat.

Sofyan mengingatkan, keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diperingati melalui doa dan salawat. Nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Berita Terkait:  Program PARAS-ST, Sekda Sugondo Salurkan 1.000 Paket Bahan Pokok di Tabongo

“Yang paling penting adalah bagaimana keteladanan Rasulullah kita terapkan dalam kehidupan, terutama dalam menjaga persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Dengan digelarnya doa Maulid secara serentak, Pemkab Gorontalo berharap suasana religius tidak berhenti di lingkungan masjid.

Berita Terkait:  Pemda-DPRD Kabgor Kebut KUA-PPAS 2027, Ditarget Paripurna Pekan Depan

Semangat persaudaraan dan kepedulian yang lahir dari peringatan tersebut diharapkan tumbuh di tengah masyarakat, dari pusat kabupaten hingga pelosok desa. (Adv)