Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Segera Analisa Kerugian RS MM Dunda Pasca Peristiwa Kebakaran

×

Pemkab Gorontalo Segera Analisa Kerugian RS MM Dunda Pasca Peristiwa Kebakaran

Share this article
Pemkab Gorontalo Segera Analisa Kerugian RS MM Dunda Pasca Peristiwa Kebakaran
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo bersmaa Kapolres Gorontalo AKBP Dedy Herman saat meninjau langsung lokasi kejadian kebakaran.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan melakukan analisa kerugian atas insiden kebakaran yang melanda empat buah gedung di Rumah Sakit MM Dunda Limboto.

Berita Terkait:  Safari Idulfitri, Bupati Sofyan: Ruang Strategis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Hal ini sebagaimana disampaikan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo ketika meninjau lokasi kebakaran tersebut.

“Nantinya kita akan hitung dulu berapa kerugiannya dengan membutuhkan analisa terlebih dahulu untuk selanjutnya akan segera dibangun,” tandas Nelson.

Berita Terkait:  Belum Jadi Prioritas Pemerintah, Warga Puncak Patungan Perbaiki Jalan Desa

Perkiraan awal, kerugian akibat peristiwa itu, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, tidak sedikit barang berharga yang ludes dilalap si jago merah.

Pun demikian, Nelson bersyukur tak ada korban jiwa pada kejadian itu.

Berita Terkait:  Sukses Gelar Kuliner Expo, Camat Batudaa Pantai Apresiasi Mahasiswa KKN di Desa Olimoo'o

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya memang ada sejumlah ruangan yang terbakar seperti gedung perencanaan, keuangan, kepegawaian  dan gudang serta ada beberapa dokumen,” ungkap Nelson.

Lanjut dikatakan Nelson, upaya memadamkan api cukup maksimal sehingga masih banyak dokumen yang bisa terselamatkan.

Berita Terkait:  Kehadiran Klinik Izimut Diharap Bisa Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

“Insya Allah segera setelah ini kita segera plihkan penataan berkas-berkas, alat-alat yang masih bisa digunakan dan yang rusak akan kita bangun lagi,” ungkap Nelson.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit MM Dunda Limboto dr Alaludin Lapananda mengakui memang ada sejumlah pasien yang diungsikan sementara waktu.

Berita Terkait:  Bayar TPP, ADD, Gaji 13 Hingga THR, Pemkab Gorontalo Siapkan Dana Rp 100 Miliar

“Pasien yang dekat dengan gedung terbakar yang diungsikan.

Seperti irina F juga pasien cuci darah serta pasien operasi pun dirujuk ke RS Aloe Saboe,

tetapi pasien lainnya sudah dikembalikan lagi ke ruangnya masing-masing,” jelas Alaludin. (*)

Penulis: Deice 

Berita Terkait:  Program PARAS-ST, Sekda Sugondo Salurkan 1.000 Paket Bahan Pokok di Tabongo