Kamis, 18 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemkot Persiapkan Dua Lokasi TPU

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:34 Tag:
  

Hargo.co.id GORONTALO - Sementara itu Pemkot Gorontalo sudah menyiapkan dua lokasi TPU. Yakni di Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat dan Kelurahan Pohe, Kelurahan Hulondalangi.

Hanya saja kedua lokasi TPU belum bisa dimanfaatkan. Sebab lahannya masih sementara disiapkan.
“Bulan Februari atau Maret lalu sudah sempat ditinjau oleh Pemprov Gorontalo untuk penataannya.

Nanti akan di-follow up lagi,” terang Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Gorontalo Meidy N Silangen.
Menurut Meidy, Pemkot harus menyiapkan lahannya terlebih dahulu karena belum tertata.

“Kalau lahannya sudah siap, setelah itu kita akan lakukan sosialisasi untuk pemanfaatnya selanjutnya, regulasi tentang pemakaman juga akan diatur,” terangnya

“Nanti masyarakat yang biasanya mengubur di halaman akan diarahkan ke TPU,” tambahnya lagi.

Saat ini, kata Meidy, akan dilakukan pengembalian batas tanah lokasi TPU Buliide.

“Kemudan kita akan zonasi serta pembuatan DED (Detail Engginering Design), dan penataan fisik dipercepat,” tandasnya.

Terpisah, Kabag Kesra Pemkab Gorontalo Zainudin Lasido mengatakan, untuk data TPU semuanya hanya ada di tingkat kecamatan.

“Kita di daerah tidak punya datanya. Mungkin datanya ada di setiap pemerintah kecamatan,” jelasnya.

Zainudin juga mengatakan, di Kabupaten Gorontalo juga belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang TPU.

“Menyangkut itu sejauh ini belum pernah kita bahas. Tapi nanti akan coba kita pelajari bagaimana menyangkut TPU tersebut,” ujarnya.

Sejauh ini lanjut Zainudin, rata-rata masyarakat yang meninggal dunia dikuburkan di lahan pekuburan keluarga. Apalagi untuk wilayah Kabupaten Gorontalo memang lahan kosong yang tersedia masih cukup luas.

“Sepengetahuan saya kebanyakan di kubur di lahan pekuburan keluarga atau di halaman rumah,” tandasnya.

Kepala Sub Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bone Bolango Lukman Otaya mengaku bila sejauh ini belum ada TPU di Bonbol.

Mengenai rencana pembentukan kawasan tersebut, bagi Lukman menjadi kewenangan Bapeda. “Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ada di bagian perencanaan Pemerintah Daerah. BPN hanya sebatas memproses kelengkapan berkas ketika ada pengajuan aset tanah daerah yang akan dijadikan TPU untuk disertifikatkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, untuk mengajak masyarakat memanfaatkan TPU bukanlah hal yang mudah. Bahkan, Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga menegaskan, hal tersebut tidak bisa dipaksakan kepada masyarakat yang lagi berduka.
Syarif Mbuinga mengatakan, pihaknya sudah berbicara langsung dengan masyarakat terkait dengan TPU.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar