Penanganan Galian C Lambat, Hingga Timbulkan Korban Jiwa, Salah Siapa?

×

Penanganan Galian C Lambat, Hingga Timbulkan Korban Jiwa, Salah Siapa?

Share this article
Salah satu galian C yang ada di Kabupaten Gorontalo. (foto natha/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Saudara Yamin Polapa, Ali Polapa menyesalkan penanganan masalah galian C di Desa Upomela yang lamban. Padahal, Senin (18/7), Yusuf Polapa sudah sempat ke Polsek Bongomeme.

“Pak Yusuf Polapa sempat bertemu dengan Kapolsek Bongomeme dan disampaikan akan menindaklanjuti masalah tersebut,” ungkap Ali Polapa.

Menurut Ali, keesokan harinya Selasa (19/7) Yusuf Polapa kembali datang ke Polsek Bongomeme. Namun Yusuf diarahkan untuk melapor ke Dinas Pertambangan.

“Lantara belum ada pemberhentian aktivitas galian C, Yamin datang menegur baik-baik petugas ekskavator untuk berhenti melakukan penggalian. Kemudian meminta untuk lokasi penggalian dipindah ke bagian atas,” urai Ali Polapa.

Hanya saja petugas tersebut, lanjut Ali, justru melapor kepada Yahya selaku pengawas galian C. Sehingga Yahya mencari Yamin dan terjadilah petaka penikaman.

“Kami keluarga sangat menyesalkan dan kecewa yang tak cepat tanggap turun ke lokasi untuk memberhentikan proses pengerukan tersebut. Kalau langsung ditindaki tak akan memakan korban seperti ini,” kesal Ali.

Anggota legistif DPRD Kabupaten Gorontalo ini juga menilai, jika pembunuhan ini sudah direncanakan. Sebab, saat Yamin menegur petugas operator ekskavator, Yahya tak ada di lokasi. Tetapi setelah mendengarkan laporan operator ekskavator tersangka mencari korban ke sejumlah tempat.