Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengelolaan PEN Harus Dievaluasi Terlebih Dahulu

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Senin, 20 September 2021 | 23:05 PM Tag: ,
  Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebelum pencairan tahap ll dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) akan dilakukan, DPRD Kabupaten Gorontalo meminta agar realisasi dana ini dievaluasi. Hal ini diungkapkan oleh ANggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano, Senin (20/09/2021)

Ketua Komisi l, Syarifudin Bano meminta pada PT SMI sebelum pencairan tahap ke II dana pinjaman PEN dapat dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Alasannya, perlu dilakukan evaluasi untuk tahap pertama, karena PEN adalah pemulihan ekonomi nasional dan sesuai PMK 47. Bahkan Permendagri penyusunan APBD 2022 jelas, bahwa 80 persen anggaran untuk penanganan Covid-19. 

“Jika hanya penanganan Covid-19 artinya hanya ada tiga skala prioritas, vaksin, jaring pengaman sosial dan UMKM. Bukan infrastruktur,” ungkap Syarifudin. 

Lanjut dikatakan Syarifudin, saat ini yang terlihat dana PEN diperuntukkan  untuk pembangunan, seperti pekerjaan sirkuit Rp 5 Miliar,  pagar tempat wisata Rp 2 miliar, areal jogging Rp 3 miliar.  

“Itu hanya tempat balap, nah urgensinya untuk masyarakat apa, padahal sudah jelas dana PEN ini untuk pemulihan ekonomi masyarakat, bukan untuk membangun infrastruktur seperti areal sirkuit, tetapi benar-benar untuk pemulihan ekonomi kepada masyarakat, “ tegasnya.

Ia menambahkan, dengan dasar itulah kenapa ia meminta agar PT SMI melakukan evaluasi untuk pencairan pinjaman di tahap pertama dan memang jika dari evaluasi tidak ada masalah, silahkan dilanjutkan.  

“Tetapi jika memang ada kejanggalan dan tidak sesuai peruntukkan, sudah seharusnya tahap ll tidak dilanjutkan, karena tidak lagi sesuai peruntukannya, sehingga saya sangat berharap agar evaluasi segera dilakukan, agar jelas peruntukkan anggaran ini untuk pemulihan ekonomi bukan untuk infrastruktur,” tandas aleg tiga periode ini. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar