Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengemudi Terima Telepon, CRV Seruduk Rumah

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 11 Januari 2018 | 10:18 Tag: ,
  

PAGUYAMAN, Hargo.co.id – Ini menjadi peringatan bagi para pengemudi kendaraan bermotor, agar selama mengemudi tidak menerima panggilan Handphone. Seperti kejadian yang terjadi di ruas Jalur Trans Sulawesi Desa Tangkobu Kecamatan Paguyaman, kemarin, Rabu (10/1).

Sebuah mobil jenis Honda CRV dengan Nomor Polisi DM 74 FR oleng saat melaju dan menabrak dinding rumah. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun empat penumpang mobil sempat dilarikan ke Puskesmas Paguyaman karena shock dan mengalami luka ringan.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.05 Wita. Mobil berwana hitam tersebut dikemudikan oleh Riyanto Paputungan, pria berstatus mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi di Gorontalo. Riyanto beralamat Desa Ambang I Kecamatan Bolaang Timur, Bolmong. Dari penuturanya kepada petugas kepolisian, Riyanto mengaku tengah dalam perjalanan pulang dari Desa Bongo Tua Kecamatan Paguyaman untuk salah satu urusan menuju Kota Gorontalo.

Riyanto sendiri, adalah seorang pekerja pada salah seorang pengusaha di Kota Gorontalo bernama Haji Jafar. Kronologi kecelakaan berawal saat tengah mengemudi, Riyanto mendapat panggilan Handphone dari majikannya.

Dirinya mengaku lalai saat hendak mengambil Handphone yang terletak pada sisi jok tempat dimana Riyanto Mengemudi. “Saat sedang mengabil Handphone inilah, konsentrasi mengemudi saya agak buyar sehingga saya tidak merasakan saat ban mobil jatuh dari bahu jalan,” ujar Riyanto.

Saat menyadari sekilas mobil sudah tidak berada pada jalurnya, Riyanto yang hendak mengendalikan setir mobil, kemudian mendadak kaget mendengar teriakan para penumpang. “Karena panik mendengar teman teman saya berteriak, saya secara tidak sadar menoleh ke belakangan melihat teman teman saya, sehingga mobil semakin tidak terkendali,” ujarnya.

Mobil terus menyusur tepi jalan dan menabrak sebuah pohon karing hingga nyaris terperosok pada sebuah kubangan. Mobil terus melesat melewati tumpukan pasir dan terhenti setelah menabrak dinding bagian depan sebuah rumah hingga jebol bagian bawah.

Rumah tersebut diketahui merupakan milik dari Asma Pantu (45). Sialnya, dinding yang ditabrak mobil tersebut secara kebetulan adalah dinding kamar depan rumah dan di dalam kamar salah seorang penghuni rumah yakni Findi Ismail (15) tengah tidur.

Akibat tabrakan tersebut, ranjang pada kamar ikut rusak berat. Beruntung Findi yang tengah terlelap tidak mengalami hal serius. Kejadian ini tentu saja membuat panik para penghuni rumah.

Bahkan salah seorang penghuni rumah sempat murka dan hendak mencelakai Riyanto Sang Sopir, namun berhasil dihalangi oleh warga dan aparat Polsek Paguyaman.
Menurut pengakuan Riyanto, saat kecelakaan itu terjadi, dirinya memacu mobil dengan kecepatan kurang lebih 70 KM per jam.

Sementara itu, beberapa saksi mata mengakui jika kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Hingga berita ini dilansir, Aparat Polsek Paguyaman tengah menangani kejadian ini. Pihak keluarga pemilik rumah memperkirakan, jumlah kerugian akibat tabrakam itu, ditaksir mencapai Rp 20 Juta.(gip/hg)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar