Suasana RDP Komisi l DPRD Kabupaten Gorontalo dengan pihak terkait tentang mundurnya lima aparat Desa Bumela, selasa (10/1/2023). (Foto: Deice/HARGO)

Pengisian Aparat Desa Bumela, DPRD Kabgor Beri Waktu Seminggu

Legislatif

Hargo.co.id, GORONTALO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo memberi waktu seminggu untuk pengisian lima orang aparat Desa Bumela. Hal ini terungkap pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi l DPRD Kabgor dengan OPD terkait, di ruang Dulohupa, selasa (10/1/2023).

“Kami meminta pengisian aparat Desa Bumela segera dilakukan dan diberikan waktu selama sepekan kedepan, agar pelayanan kepada masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik,” harap Ketua Komisi I DPRD Kabgor Syarifudin Bano pada RDP tersebut.

banner 728x485

Ketua Komisi l Syarifudin Bano mengatakan, RDP yang kesekian kalinya digelar sudah masuk dalam tahap akhir keputusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa, terkait pengunduran aparatnya. Ia bersyukur dalam RDP yang digelar pihaknya, BPD sudah mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan yang ada.

“Alhamdulillah dari penjelasan BPD, sudah menyurati dan memanggil kelima aparat desa yang mengundurkan diri tersebut. Memang mereka mengaku sudah mundur tanpa paksaan, sehingga BPD menghormati keputusan mereka,” jelas Syarifudin.

Lanjut dikatakannya, dengan hasil ini, BPD Bumela langsung menyurat ke pemerintah desa untuk segera mengisi kembali aparat desa guna membantu kelancaran pelayanan pada masyarakat.

Sebelumnya, pada bulan November tahun 2022, Komisi I DPRD telah melakukan rapat dalam rangka meminta klarifikasi pemerintah setempat dalam hal ini Camat Bilato, terkait pengunduran lima aparat Desa Bumela. Pada rapat itu, terungkap bahwa alasan pengunduran diri lima aparat Desa Bumela dikarenakan sudah tak nyaman lagi bekerja, sehingga melakukan pengunduran diri.

“Pada intinya DPRD akan mengambil sikap setelah proses di BPD telah dilakukan. Karena BPD adalah perwakilan mereka di tingkat desa. BPD harus turun tangan, karena punya tanggung jawab untuk memediasi ketika ada persoalan di tingkat desa,” ujar Syarifudin.

“Sebagai penghargaan kami kepada pemerintah setempat, maka DPRD menyerahkan kepada BPD untuk memfasilitasi masalah itu dan Alhamdulillah diawal tahun 2023 ini sudah ada solusinya,” imbuh aleg tiga periode ini. (*)

Penulis: Deice Pomalingo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *