Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Peringati Hakordia 2021, BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Ajak Bangun Budaya Anti Korupsi

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial , pada Jumat, 10 Desember 2021 | 00:05 AM Tag: ,
  Penyerahan hadiah oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Hendra Elvian. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember 2021, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo turut memeriahkan dengan mengajak seluruh peserta dan para stakeholder untuk melawan seluruh bentuk korupsi di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan menggelar Kampanye Anti Korupsi dengan tema ‘Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi’. 

Menariknya, tulisan ini terpampang pada sebuah backdrop yang bisa dijadikan area spot foto bagi peserta yang datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, pada Kamis, (09/12/2021). Pada momen ini, peserta juga bisa memanfaatkan sticky note online yang tersedia di area customer service dengan menuliskan pesan kepada KPK dalam memerangi budaya anti korupsi.

Juga mengajak peserta untuk mengunggah aksi berupa foto dan quote reaksi anti korupsi kedalam media sosial berupa Instagram atau Facebook. Tak hanya itu peserta yang mampu menjawab kuis mendapatkan souvenir atau hadiah menarik yang langsung diserahkan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Gorontalo Hendra Elvian.

Disatu sisi, BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu lembaga yang meraih penghargaan dari KPK sebagai lembaga dengan pengendalian gratifikasi terbaik. Olehnya dengan penghargaan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menjadi lembaga yang bersih dan berintegritas.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Hendra Elvian  mengatakan, terkait dengan komitmen tersebut, maka dalam menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan menjalankan proses bisnisnya dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik (Good Governance) 

Di internal kami sendiri untuk menjaga komitmen tersebut, yang simple pada masalah pelayanan dan proses data. Jika tidak menyampaikan dengan baik atau tidak sinkron ini salah satu hal yang dikatakan korupsi. 

“Juga pada pelayanan klaim kami tidak bisa menerima suap atau adanya percaloan. Hal semacam ini yang kami hindari dan kami jaga dan jangan sampai menjadi budaya di BPJS Ketenagakerjaan cabang Gorontalo,” tegas Hendra Elvian.

Dirinya pun berupaya menutup celah tindak korupsi melalui sejumlah aturan ketat. Mulai dari front office sampai ke belakang kami selalu mengingatkan dan mengawasi apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti melakukan suap atau gratifikasi untuk mempercepat proses pelayanan klaim akan kami tindak tegas. 

Dan saat ini Dewan Pengawas, Direksi, seluruh karyawan dan seluruh pihak yang bertindak atas nama BPJS Ketenagakerjaan akan terus mengajak seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan menerapkan manajemen anti korupsi sebagai upaya pencegahan suap sesuai dengan Nilai Anti Penyuapan BPJS Ketenagakerjaan yaitu 4 FIGHTs (Faith, Integrity, Good Governance, Harmony dan Thruthfull). (***)

 

Penulis: Lidya/adv

(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar