Hargo.co.id, SULUT – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat distribusi LPG 3 kilogram di wilayah Sulawesi Utara guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro.
Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan pasokan LPG bersubsidi sejak Februari hingga Maret 2026.
Pertamina menyalurkan tambahan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping sebanyak 351.120 tabung LPG 3 kilogram di wilayah Sulawesi Utara.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia dan dapat diakses sesuai peruntukannya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa selain menambah pasokan, Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta lembaga penyalur resmi agar distribusi LPG berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi secara rutin menyalurkan LPG 3 kg sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah serta melakukan pemantauan distribusi secara berkala agar pasokan tetap tersedia di masyarakat,” ujar Lilik.
Sebagai bagian dari pengawasan distribusi di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kota Bitung dan DPRD Provinsi Sulawesi Utara juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung penyaluran LPG 3 kilogram kepada masyarakat.
Kegiatan sidak tersebut dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) guna memastikan distribusi LPG
berjalan sesuai ketentuan serta mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Pertamina juga kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan produk bersubsidi
yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu serta pelaku usaha mikro.
Karena itu, masyarakat yang tergolong mampu diimbau menggunakan LPG non-subsidi agar penyaluran LPG 3 kg dapat lebih tepat sasaran.
Melalui penambahan pasokan dan pengawasan distribusi bersama pemerintah daerah,
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan energi
serta memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(Rls)












