Sabtu, 25 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Polres Boalemo Sita Puluhan Dokumen dari BSG Tilamuta, Ada Apa? 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 22 Juni 2022 | 20:05 Tag: , , ,
  Ilustrasi. kantor BSG Cabang Tilamuta

Hargo.co.id, GORONTALO – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Boalemo, menyita sejumlah aset berupa surat-surat tanah di Kantor Bank Sulawesi Utara – Gorontalo (BSG) Cabang Tilamuta, Boalemo. Penyitaan tersebut, kaitan dengan dugaan perkara korupsi di BSG.

Pantauan media ini, sekitar Rabu (22/06/2022) pukul 14.00 Wita, Unit Tipidkor yang dipimpin oleh Kanit Tipidkor Idik III Polres Boalemo, IPDA Budi Abdul Gani SH, menyambangi Kantor BSG yang berlokasi di Desa Hungayonaa tersebut. Selang beberapa menit, pulang membawa sejumlah dokumen atau barang-barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Boalemo IPTU Saiful Kamal S.T.K., S.I.K, melalui Kanit Idik III Tipidkor, IPDA Budi Abdul Gani SH, membenarkan hal ini. Ia mengungkapkan, sedikitnya ada sekitar 10 dokumen berupa sertifikat hak milik aset tanah yang berhasil dikantongi dalam penyitaan tersebut.

Unit Tipidkor Polres Boalemo saat melakukan penyitaan aset di Kantor BSG Tilamuta, diterima langsung oleh Mareyke Kamaru, selaku Branch Manager BSG Tilamuta. (Foto : Istimewa)
Unit Tipidkor Polres Boalemo saat melakukan penyitaan aset di Kantor BSG Tilamuta, diterima langsung oleh Mareyke Kamaru, selaku Branch Manager BSG Tilamuta. (Foto : Istimewa)

IPDA Budi Abdul Gani mengatakan, semua dokumen yang berhasil disita tersebut, berkaitan dengan objek perkara yang diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp 37 miliar, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

“Penyitaan yang kami lakukan telah mendapatkan izin khusus penetapan dari Pengadilan Negeri (PN). Perkara ini mulai dilakukan penyidikan sejak 2019. Objek perkaranya, 2015 hingga 2017,” kata IPDA Budi Abdul Gani SH, menerangkan.

Adapun dalam perkara ini lanjutnya, pihaknya telah memeriksa sekitar 50 orang saksi. Antara lain, pihak kontraktor hingga mantan pejabat tinggi Daerah Boalemo. Ia menambahkan, untuk proses hukum akan ditingkatkan sesuai prosedur.

“Maklum agak telat, karena penyidik sangat hati-hati dalam mengambil setiap tindakan hukum. Namun, yang pasti kami menjamin kepastian hukumnya. Perlu diketahui, perkara ini juga mendapat asistensi langsung oleh KPK-RI dan Subdit IV Tipidkor Barekrim Polri,” kuncinya.

Terpisah, Branch Manager BSG Tilamuta, Mareyke Kamaru belum bersedia memberikan komentar saat dikonfirmasi melalui Sekuriti BSG Tilamuta. Hingga berita ini tayang, belum ada penjelasan resmi dari pihak BSG Tilamuta. (***)

 

Penulis:  Abdul Majid Rahman

(Visited 3.583 times, 161 visits today)

Komentar