Hargo.co.id, GORONTALO – Ada yang menarik dari reses yang digelar oleh Ridwan R. Arbie dan Gustam Ismail. Meskipun mereka berbeda Partai Politik, keduanya menggelar reses bareng pada tiga kecamatan di Dapil mereka.
Perlu disampaikan bahwa Ridwan R. Arbie merupakan anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut) dari Partai Hanura. Demikian halnya Gustam Ismail, anggota DPRD Gorontalo Utara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Keduanya merupakan legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Kwandang, Tomilito dan Ponelo Kepulauan.
Baru-baru ini, keduanya turun menemui konstituen secara bersamaan pada beberapa titik. Menurut Ridwan R. Arbie, apa yang mereka lakukan ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat Gorontalo Utara sejak dipilih menjadi wakil rakyat.
“Sudah 2 tahun terakhir ini kami selalu bersama dalam pelaksanaan reses. Tak lagi melihat ini konstituennya siapa, serta tidak lagi berpikir soal perbedaan politik sejak dilantik. Yang kami pikirkan hanya masyarakat Gorontalo Utara terutama yang ada di daerah pemilihan Kecamatan Kwandang, Tomilito dan Ponelo Kepulauan,” ungkap Ridwan R. Arbie.

Terkait dengan aspirasi, kata Ridwan R. Arbie, sudah dari tahun ke tahun disampaikan dan prosesnya tetap melalui pokir, dan tentunya aspirasi tersebut disesuaikan.
“Kami juga memberikan pemahaman dimana untuk 2 tahun terakhir ini pemerintah dipusingkan dengan penanganan Covid-19 yang mengakibatkan penundaan program karena refocusing dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Sementara itu, Gustam Ismail menegaskan bahwa untuk aspirasi dari pelaksanaan reses yang dilakukan oleh pihaknya di Desa Leboto, Kwandang kebanyakan terkait dengan pertanian.
“Seperti halnya pupuk yang sebenarnya tidak kurang, hanya saja subsidinya yang kirang dan ini sudah menjadi persoalan dimana-mana,” tegasnya.
Hal lain juga yang disuarakan, kata Gustam Ismail yakni jalan tani. Hanya saja dijelaskan juga kepada masyarakat bahwa untuk aspirasi yang disampaikan pada reses kali ini belum mutlak akan direalisasikan di 2022. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
