Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Boalemo Rum Pagau meminta pemerintah desa memastikan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berjalan merata dan terdokumentasi dengan baik.
Ia menegaskan, setiap aktivitas harus disertai laporan lengkap agar pelaksanaan program dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan.
Penegasan itu disampaikan Rum saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Boalemo di Aula Kantor Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Rabu (7/10/2026).
Rum mengingatkan, pelaporan Posyandu tidak boleh dipandang sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Setiap pertemuan, koordinasi, hingga pelaksanaan program di lapangan harus tercatat secara tertib, termasuk kegiatan yang berlangsung di tingkat desa.
“Saya minta Dinas Sosial, pelaporannya itu harus lengkap. Pertemuan hari ini harus dicatat. Kapan saja ada rapat berbicara masalah Posyandu, itu harus dilaporkan,” tegas Rum Pagau.
Selain laporan tertulis, ia meminta pemerintah desa melengkapi dokumentasi kegiatan dengan foto. Bukti visual tersebut dinilai penting untuk menunjukkan bahwa program benar-benar dilaksanakan, bukan hanya tercantum dalam laporan.
Keseriusan pemerintah desa dalam mengelola Posyandu juga menjadi perhatian karena Rum mengungkapkan rencana pemberian penghargaan kepada desa dengan pelaksanaan kegiatan terbaik. Karena itu, kelengkapan laporan dan dokumentasi perlu menjadi bagian dari pengelolaan program di setiap desa.
Meski demikian, Rum menekankan bahwa keberhasilan Posyandu tidak semata-mata diukur dari tertibnya administrasi. Hal yang lebih mendasar adalah memastikan seluruh desa di Kabupaten Boalemo menjalankan kegiatan Posyandu sehingga masyarakat memperoleh pelayanan secara merata.
Ia menjelaskan, peran Posyandu kini semakin luas dan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Posyandu turut mendukung pemenuhan berbagai pelayanan dasar, mulai dari bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, hingga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
Cakupan tersebut menuntut koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak-pihak terkait. Seluruh unsur perlu menyatukan tenaga serta pemikiran agar program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Banyak program yang menjadi tanggung jawab kita, karena kabupaten itu menjadi tempat seluruh kebijakan pusat dari seluruh kementerian. Oleh karena itu, membutuhkan tenaga dan pikiran kita semua,” ujar Rum Pagau.
Rum berharap, penguatan koordinasi dan ketertiban pelaporan dapat mendorong pelaksanaan Posyandu yang lebih terarah di seluruh wilayah Boalemo.(Rls)












