Selasa, 9 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 208 Siswa Bintara Polri di Gorontalo Mulai Ikuti Pendidikan

Oleh Admin Hargo , dalam Ragam , pada Selasa, 26 Juli 2022 | 04:05 Tag: , ,
  Suasana upacara pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2022 di SPN Polda Gorontalo. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 208 siswa  yang berasal dari berbagai wilayah di Gorontalo dan terpilih menjadi Bhayangkara sejati telah resmi dan mulai menjalani pendidikan dan pembentukan Bintara Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batudaa Polda Gorontalo. 

Hal itu seiring dengan digelarnya upacara pembukaan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2022, yang berlangsung di SPN Polda Gorontalo dan dibuka langsung oleh Kapolda Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si, Senin (25/07/2022). 

Ditemui Wartawan usai gelaran upacara tersebut, Kepala SPN Polda Gorontalo Kombes Pol Agus Widodo S.I.K mengatakan tahun ini dari seluruh SPN di Indonesia, pihaknya mendapat kesempatan melaksanakan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri Gelombang Ke II bersama dengan SPN Polda Kalimantan Selatan. 

“Jadi kita yang mendapat gelombang kedua tahun ini ada sebanyak 208, divanya itu 201, tapi kita mendapat 208, sehingga nanti akan ada revisi anggaran untuk mendidik anak – anak kita yang 208 ini,” kata Kombes Pol Agus Widodo S.I.K. 

Lebih lanjut Ka SPN Polda Gorontalo yang dikenal ramah dan akrab dengan kalangan Wartawan itu juga menjelaskan dimana dari 208 orang siswa itu reg pronya ada 5 orang, akan tetapi 1 orang diantaranya adalah Polwan. 

“Satu orang diantaranya adalah Polwan, sehingga dididiknya di Sepolwan. Kemudian PTUnya 198, Komsus TI 2 orang, Nakesnya 3 orang, Lapornya 1 orang,” jelas Kombespol Agus Widodo S.I.K. 

Ka SPN juga mengungkapkan bahwa para Siswa Bintara Polri ini nantinya akan menjalani pendidikan selama 5 bulan kedepan dan diperkirakan berakhir atau ditutup pada tanggal 20 – 21 Desember 2022. 

“Untuk satu bulan pertama ini Dasbara, atau pendidikan dasar, yaitu jika biasanya masih bersifat remaja, akan di dewasakan. Kemudian 3,5 bulan itu nanti diberi pengetahuan tentang Kepolisian, karena mereka nanti menjadi pelaksana tugas Kepolisian, dan sisanya setengah bulan itu pembulatan,” pungkas Kombes Pol Agus Widodo S.I.K. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 40 times, 1 visits today)

Komentar