Rabu, 20 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 489 Warga Mohungo Terdampak Banjir

Oleh Admin Hargo , dalam Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Kamis, 16 September 2021 | 19:05 PM Tag: , , ,
  Sebanyak 489 warga yang twrdampak banji di Tilamuta. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Laporan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boalemo, banjir yang melanda Desa Mohungo, Tilamuta, pada Kamis, (09/09/2021) dini hari, merendam sedikitnya 114 rumah warga setempat.

“Dusun 1 Botududulaa sebanyak 35 rumah, terdiri dari 40 KK dan 150 jiwa. Sementara di Dusun 3 Keramat, sebanyak 79 rumah, 90 KK, 339 jiwa,” kata Kepala BPBD Boalemo, Mans Mopangga, saat dikonfirmasi awak media Hargo.co.id.

Kepala BPBD Boalemo, Mans Mopangga (kemeja ungu), meninjau badan jalan Trans Sulawesi di Desa Mohungo yang terendam banjir. (Foto: Istimewa)
Kepala BPBD Boalemo, Mans Mopangga (kemeja ungu), meninjau badan jalan Trans Sulawesi di Desa Mohungo yang terendam banjir. (Foto: Istimewa)

Berdasarkan rincian tersebut, total terdampak musibah banjir dengan ketinggian air sekitar 1 meter ini pun, sebanyak 114 rumah, 130 jumlah KK, serta 489 jiwa. Saat ini kata Mans, seluruh pihak terkait sudah saling berkoordinasi.

“Kami baru tiba dari lokasi, dan akan terus melakukan pemantauan langsung di lapangan. Dari Pemda Boalemo melalui Dinas Sosial tadi, juga sudah membagikan makanan siap saji ke warga,” ujar Mans.

Mans mengatakan, selain Desa Mohungo, sejumlah Desa yang berada di wilayah Kecamatan Tilamuta lainnya, juga direndam banjir. Di antaranya, Desa Lamu, Desa Lahumbo, Desa Modelomo dan Desa Ayuhulalo.

“Bahkan di Desa Ayuhulalo, tepatnya di Dusun 2, ada 1 unit rumah warga tertimpa tanah longsor di bagian dapurnya. Laporannya sudah kami terima, dan akan dilakukan kroschek oleh tim kami,” ujarnya.

Dikatakan Mans, adapun total kerugian materil akibat musibah ini, masih terus dilakukan pendataan secara akurat. Ia mengimbau warga untuk tetap waspada, sebab cuaca masih belum stabil.

“Sebenarnya banjir di Desa Mohungo tadi itu, airnya sudah mulai surut sekitar pukul 15.00 Wita. Sehingga warga sudah mulai membersihkan rumah mereka. Namun, tiba-tiba air mulai naik lagi sekitar jam 4 sore kurang lebih 1 meter,” kata Mans.

Mans melanjutkan, di Desa Mohungo sendiri, sumber air berasal dari gunung. Sedangkan di Desa Lahumbo, berasal dari luapan air sungai. Saat ini sebagian warga, mengungsi ke masing-masing rumah keluarga mereka di Tilamuta.

“Untuk posko bencana dan dapur umum, maupun kebutuhan lainnya, saat ini sedang kita bahas bersama dengan seluruh pihak terkait,” pungkasnya. (***)

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 228 times, 1 visits today)

Komentar