Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang pemuda berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi gantung diri di depan pintu toilet kamar kosnya, yang berlokasi di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Selasa (04/03/2023).
Informasi yang berhasil dihimpun, belakangan diketahui pemuda tersebut adalah EB (22), warga Desa Modo, Kecamatan Tilowan, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.
Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol. Dr. Ade Permana, S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim, Kompol Leonardo Widharta, S.I.K membenarkan kejadian tersebut, dan menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi FG, yang belakangan diketahui merupakan pacar korban. Saat ditemukan, korban EB sudah dalam keadaan tidak bernyawa, dengan kondisi leher terjerat kabel colokan listrik, dan tergantung di pintu kamar mandi kos-kosan.
“Dari hasil pemeriksaan saksi, FG atau pacar korban mengaku jasad korban pertama kali ditemukan olehnya sekitar pukul 03.00 Wita. Awalnya FG mendatangi korban EB dan mengetuk pintu kamar kos, namun tidak ada jawaban. Sehingga FG langsung mendobrak pintu kamar dan mendapati korban sudah tidak bernyawa lagi,” kata Kompol Leonardo Widharta, S.I.K
Mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo dan Pohuwato itu juga mengungkapkan, bahwa usai menerima adanya laporan kejadian peristiwa tersebut, pihaknya langsung mendatangi dan melakukan olah tkp, hingga membantu mengevakuasi jasad korban.
“Setelah mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Kota Utara bersama Inafis dan piket fungsi Polresta Gorontalo Kota, langsung menuju ke tkp Untuk melakukan olah tkp,” ungkap Kompol Leonardo Widharta, S.I.K
Kasat Reskrim juga menambahkan, saat ini Unit Reskrim Polsek Kota Utara sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan.
Sementara itu jenazah almarhum EB sendiri, sudah langsung dibawa oleh pihak keluarganya kembali ke Kabupaten Buol untuk dimakamkan di kampung halamannya. Selain itu pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi.(*)
Penulis: Zulkifli Polimengo
