Hargo.co.id, GORONTALO – Laporan 100 hari kinerja Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Dirinya dinilai mampu menjalin sinergitas dan berinovasi dalam membangun provinsi Gorontalo.
Hal tersebut terungkap dalam ekspos 100 hari kinerja dan simposium pembangunan Provinsi Gorontalo yang dihadiri oleh Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa serta sejumlah elemen masyarakat di Hotel Aston Kota Gorontalo, Jumat (23/9/2022) pukul 19.00 Wita Malam tadi.
Dalam agenda symposium yang dipandu oleh moderator Femmy Kristina Udoki, sejumlah Narasumber menyampaikan pendapatnya tentang kinerja Hamka Hendra Noer.
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, selama ini koordinasi yang dibangun bersama Pemprov Gorontalo dari sisi keamanan daerah berlangsung dengan baik. Hal senada juga disampaikan Danrem 133 Nani Wartabone, Brigjen Amrin Ibrahim. Dirinya mengapresiasi upaya sinergitas yang dilakukan Hamka Hendra Noer dalam mendukung upaya menekan inflasi.
Dari sisi hukum, Kajati Gorontalo, Haruna, SH, MH mengucapkan terimakasih atas sinergitas yang dibangun selama ini serta akan selalu mendukung kinerja Hamka Hendra Noer dari sisi pengawasan pembangunan baik fisik maupun non fisik.
“Upaya pengawasan fisik maupun non fisik yang kami lakukan selama ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap pemerintah provinsi Gorontalo dalam membangun daerah ini,” Katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Yusuf mengatakan, meski masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, namun sejauh ini apa yang dilakukan Hamka Hendra Noer sudah berjalan dengan baik, terutama dalam berkoordinasi dengan DPRD.
“Penjabat Gubernur banyak melakukan koordinasi. Bahkan menurut kami sejauh ini sudah maksimal. Jadi, Kami akan memaksimalkan fungsi kami di DPRD terutama dalam mendukung peningkatan ekonomi di masyarakat, sebab hal itu yang paling penting dilakukan saat ini,” Katanya memaparkan.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem juga mengungkapkan tentang Provinsi Gorontalo yang menjadi daerah pertama yang siap mengalokasikan anggaran Pemilihan Umum 2024. Bersama Bawaslu, Kebutuhan anggaran yang diajukan mencapai Rp 200 miliar.
“Kalau mengacu pada Pemilu 2019, Provinsi Gorontalo angka partisipasinya sebesar 88,79 persen atau peringkat ketiga secara nasional. Kami bertekad untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan membuat desain peningkatan partisipasi secara kualitatif,” katanya mengungkapkan.
Selain unsur Forkopimda, beberapa pakar ekonomi hingga kelautan dan perikanan juga menyampaikan sejumlah peluang yang dapat dimanfaatkan dalam membangun provinsi Gorontalo. Dr. Abdul Hafidz Olii, Pakar Perikanan dan Kelautan mengatakan, sejumlah potensi wisata serta wilayah Gorontalo yang masuk dalam kawasan Teluk Tomini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dimanfaatkan dengan baik.
Di tempat yang sama, Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Muhamad Mukhanif mengatakan, laju pertumbuhan PDRB provinsi sudah mulai menunjukan peningkatan. Selain angka kemiskinan yang menurun sejak 2016 – 2022, dalam tiga bulan terakhir tingkat inflasi di Provinsi Gorontalo menunjukkan perbaikan.
“Dari data yang ada, bisa dikatakan bahwa provinsi Gorontalo sudah mulai bangkit setelah pandemi Covid 19,” kata Muhamad Mukhanif.
Di akhir kegiatan ekspos 100 hari kinerja dan simposium pembangunan Provinsi Gorontalo tersebut, beberapa pertanyaan serta masukan juga disampaikan kepada narasumber. Hamka Hendra Noer mengatakan, Ekspos 100 hari kinerja ini merupakan hal yang sangat bermanfaat baginya dalam memimpin Gorontalo.
“Ekspos 100 hari kinerja ini bukan hanya sekedar laporan saya ke publik Gorontalo. Tapi juga bentuk evaluasi terhadap kinerja saya dalam menjalankan amanah memimpin provinsi Gorontalo. Dengan sinergitas dan Inovasi yang kita lakukan bersama, saya yakin daerah yang sama-sama kita cintai ini akan semakin berkembang kedepannya,” kata Hamka Hendra Noer. (***)
Penulis : Sucipto Mokodompis
