Aksi nekat NH pemuda asal Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, yang tertangkap kamera saat sedang memanjat tower Telkomsel, Ahad (8/1/2023). (Foto: Istimewa)

Setelah IA, Kini Giliran NH Nekat Panjat Tower Telkomsel

Metropolis

Hargo.co.id, POHUWATO – Aksi nekat panjat tower Telkomsel kembali dilakukan oleh pemuda di Kabupaten Pohuwato. Jika sebelumnya aksi panjat tower denyan tujuan percobaan bunuh diri dilakukan IA alias Irfan (27) warga Desa Ayula, Kecamatan Randangan beberapa waktu lalu. Kali ini, aksi yang sama dilakukan NH alias Noval, warga Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Ahad (8/1/2023). Pemuda 21 tahun itu nekat memanjat tower Telkomsel yang berada di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan.

Entah apa yang merasuki NH warga Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, hingga nekat memanjat tower Telkomsel setinggi puluhan meter. Selain tak dibekali keahlian khusus, dalam aksinya, noval juga terlihat tak menggunakan alat pengaman. Beruntung, aksi nekat Noval langsung diketahui oleh warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Randangan.

banner 728x485

Tak berselang lama sejumlah petugas pun langsung dikerahkan untuk mengevakuasi Noval yang sedang berada di ketinggian. Melihat petugas berseragam mulai mendekati tower, Noval pun bergegas turun dan langsung melarikan diri.

Kapolsek Randangan, Iptu Syaiful Djakatara, melalui anggota Piket, Brigadir Fadli mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 12.30 Wita. Dimana aksi nekat Noval pertama kali dilaporkan warga sekitar yang melihat adanya sesosok pria yang sedang memanjat tower.

“Sekitar pukul 12.30 Wita kita dapat laporan bahwamana ada lagi orang yang sudah berada di atas tower setelah anggota datangke TKP, pemuda tersebut buru-buru turun dari atas dan kabur melarikan diri. Diduga mabuk,” ungkap Brigadir Fadli.

IA warga Desa Ayula, saat dievakuasi petugas usai berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan memanjat tower Telkomsel di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Jumat (6/1/2023). (Foto: Istimewa)
IA warga Desa Ayula, saat dievakuasi petugas usai berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan memanjat tower Telkomsel di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Jumat (6/1/2023). (Foto: Istimewa)

 

Beberapa waktu lalu, tepat pada hari Jumat (6/1/2023) pukul 17.00 Wita, hal serupa juga dilakukan Irfan Abas (27) warga Desa Ayula, Kecamatan Randangan. Tak hanya membuat geger warga sekitar, aksi nekat Irfan mengundang perhatian para pengendara yang melewati jalan Trans Sulawesi. Para petugas beserta warga yang menyaksikan aksi nekat pemuda kelahiran Desa Sidorukun itu dibuat cemas lantaran Irfan sempat tak merespon ajakan anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa serta warga setempat untuk turun.

Beruntung, upaya negosiasi yang berjalan hampir 25 menit itu membuahkan hasil. Irfan yang diduga mengalami gangguan jiwa akhirnya mau mengikuti ajakan petugas. Setelah berhasil dievakuasi, Irfan kemudian langsung diantar ke rumah orang tuanya di Desa Ayula, Kecamatan Randangan. (*)

Penulis: Ryan Lagili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *