Subhanallah! Pengacara Meledak di Rumah Sakit, 63 Orang Tewas

×

Subhanallah! Pengacara Meledak di Rumah Sakit, 63 Orang Tewas

Share this article
AFP Suasana pascaledakan bom bunuh diri di instalasi gawat darurat Civil Hospital, Kota Quetta, Provinsi Balochistan, Pakistan, kemarin (8/8).

Paramedis sibuk mengevakuasi para korban dan memberikan pertolongan darurat. Lalu, polisi melakukan investigasi awal di lokasi kejadian. Motif dan pelaku ledakan masih misterius.

Pervez Masi, salah seorang korban yang terluka lantaran serpihan kaca jendela, menyatakan bahwa daya ledak bom tersebut sangat kuat. Dalam hitungan detik, puluhan mayat tergeletak dan darah menggenang di lantai rumah sakit.

’’Saking kerasnya suara ledakan, kami sampai tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Siapa pun pelakunya, saya yakin dia adalah binatang yang tidak punya rasa kemanusiaan sedikit pun,’’ ucapnya.

Kemarin stasiun televisi Pakistan menayangkan gambar kekacauan pasca ledakan. Genangan darah masih terlihat jelas di lokasi kejadian. Instalasi gawat darurat di rumah sakit itu juga porak-poranda.

Paramedis dan polisi tampak sibuk melakukan tugas masing-masing. Rekan dan kerabat para korban terlihat menangis sambil memukuli kepala mereka sebagai tanda berduka.

Nadeem Shah, pejabat kepolisian setempat, menuturkan bahwa pihaknya masih menyelidiki dugaan keterkaitan antara ledakan bom tersebut dan penembakan Kasi.

Pengacara senior Quetta itu ditembak mati dua pria tidak dikenal saat berangkat kerja kemarin pagi. Saat itu dia menuju kompleks pengadilan di pusat kota untuk menjalani rutinitas harian.

Kabarnya, Kasi sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Rekan-rekan sesama pengacara yang mendengar kabar itu lantas berdatangan ke rumah sakit. Ketika itulah pelaku meledakkan bom.

’’Tidak ada seorang pun yang boleh mengganggu perdamaian di provinsi tersebut. Kami akan memburu pelakunya sampai dapat dan memberikan hukuman setimpal,’’ tegas Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif. (AFP/Reuters/BBC/hep/c14/any/hargo)