Terminal Dungingi, SMI-Kemenhub ‘Angkat Tangan’

×

Terminal Dungingi, SMI-Kemenhub ‘Angkat Tangan’

Share this article
Terminal Dungingi saat ini bangunannya sekitar 90% selesai pada bulan april ini. (foto: Jalal khan/Gorontalo post)

Hargo.co.id GORONTALO –  Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo rupanya harus siap menerima “warisan” hutang dari pembangunan Terminal Dungingi, seiring rencana pengambilalihan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Pasalnya, baik dari Kemenhub RI maupun Sarana Multi Infrastruktur (SMI), atau yang dulunya dikenal Pusat Investasi Pemerintah (PIP), terkesan “angkat tangan” seputar permasalahan terminal tipe A tersebut.

Itu terungkap saat konsultasi yang dilakukan oleh Walikota Marten Taha di kantor SMI dan Kemenhub RI, kemarin, Jumat (8/4). Awalnya, Marten bertandang ke kantor SMI dan bertemu dua pejabat, diantaranya Direktur Pembiayaan dan Investasi, Edwin Syahruzad dan Kepala Divisi Pembiayaan Pemda dan Instansi Pemerintah Lainnya, Wismanto Bimam Kusumaedi. Pada tatap muka itu, Walikota Marten Taha mempertanyakan nasib hutang Pemkot Gorontalo kepada SMI terkait pembangunan Terminal Dungingi.

Singkatnya, Marten meminta agar SMI menagih hutang tersebut ke Kemenhub setelah terminal Dungingi diambil alih. “Kalau terminal ini sudah diambilalih kementerian, kami sampaikan bahwa seluruh kewajiban aset juga menjadi tanggung jawab kementerian,” tegas Marten.