Senin, 30 Januari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tewasnya Dua Pekerja PT. PG Gorontalo, Manajemen Klaim Selalu Ingatkan K3

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 20 Januari 2023 | 14:05 Tag: , , ,
  Manager Umum PT PG Gorontalo Marten Turu'alo saat diwawancarai sejumlah wartawan. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Manajemen PT. Pabrik Gula (PG) Gorontalo angkat bicara soal kematian dua pekerja borongan yang tewas saat memperbaiki atap pabrik.

Marthen Turu’alo selaku Manajer Umum PT. PG Gorontalo menegaskan, pihaknya senantiasa mengingatkan soal Keilmuan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada pekerja. Tidak terkecuali kepada dua pekerja borongan yang meninggal dunia.

banner 728x485

“Sejak awal mereka bekerja, kami sudah mengingatkan K3. Tetapi, karena mereka sudah sering melakukan pekerjaan tersebut, sehingga tidak lagi memperhatikan K3,” ungkap Marthen ketika diwawancarai, Jumat (20/1/2023).

Ia mengungkapkan, dua pekerja yang meninggal merupakan mitra yang sering melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan untuk sejumlah pekerjaan pembenahan di pabrik.

“Mereka menjadi tenaga borongan sudah turun temurun, bahkan sejak dari ayah korban hingga dilanjutkan korban dan anaknya,” ungkap Marten.

“Memang, sangat disayangkan terjadinya hal tersebut dan pastinya tak ada yang menginginkan kejadian dia,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Marthen menuturkan, kedepan pihaknya akan lebih memperketat K3 dilingkungan kerja. “Kalau ada yang kedapatan tidak mengindahkan K3, akan disanksi tegas,” kata Marthen.

Dalam kesempatan itu, Marten juga menyampaikan, keluarga korban sudah menerima dengan ikhlas musibah ini, bahkan keluarga korban berniat untuk melanjutkan pekerjaannya.

“Memang pekerjaan sudah 80 persen selesai dan keluarga korban berniat untuk melanjutkan sisa pekerjaan, hanya saja saat ini kami belum boleh menindaklanjuti karena kondisi tempat masih dipasang garis polisi,” pungkas Marthen.(*)

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 33 times, 1 visits today)

Komentar