Kabar Politik

Walk Out saat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara, Saksi Romantis: Banyak Kecurangan

×

Walk Out saat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara, Saksi Romantis: Banyak Kecurangan

Share this article
Walk Out saat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara, Saksi Romantis_ Banyak Kecurangan
Suasana rapat pleno rekapitulasi hasil PSU yang diselenggarakan KPU Gorut, Rabu (23/04/2025). (Foto: Alosius Budiman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Saksi pasangan calon (Paslon) nomor urur 1 pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gorontalo Utara (Gorut) Roni ImranRamdan Mapaliey melakukan aksi walk out saat pleno rekapitulasi perolehan suara yang diselenggarakan KPU, Rabu (23/4/2025).

Berita Terkait:  Ikhtiar Menuju Pilkada 2024, Amran-Irwan Daftar di Nasdem Bone Bolango

Bukan tanpa sebab aksi walk out dilakukan. Salah satu saksi pasangan calon 01, Arsad Tuna saat dihubungi mengatakan bahwa sikap yang diambil oleh pihaknya lantaran banyaknya dugaan kecurangan saat PSU dilaksanakan.

“Hal ini dikarenakan seluruh proses pelaksanaan PSU diduga diwarnai dengan bebagai macam dugaan kecuarangan yang seakan dihiraukan oleh pihak Bawaslu Gorut,” kata Arsad.

Berita Terkait:  Cuti Kampanye Berakhir, Merlan Kembali Bekerja untuk Rakyat

Lebih lanjut dikatakan oleh Arsad bahwa pada pelaksanaan PSU diduga pelanggaran dilakukan secara masif, sehingga pihaknya menolak untuk menandatangani hasil rekapitulasi yang dilaksanakan oleh KPU Gorut.

“Penolakan untuk menandatangani hasil rekapitulasi tersebut bukan saja nanti di tingkat KPU. Namun sejak rekapitulasi dari tingkat kecamatan,” tegasnya.

Berita Terkait:  Hanura Gorontalo Dukung OSO Kembali Jabat Ketum

Dugaan masifnya pelanggaran dalam pelaksanaan PSU, menurut Arsad, salah satunya terkait dengan dugaan praktik politik uang atau money politik yang dilakukan.

“Dan terhadap dugaan praktik money politik yang masif tersebut telah dilaporkan dan tengah ditangani dan berproses di Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Gorut,” ujarnya. (Alosius) 

Berita Terkait:  Resmi Mendaftar ke KPU, Roni-Adnan Patok Target Kemenangan 50 Persen