Hargo.co.id, GORONTALO – Dua orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pohuwato, mengikuti seleksi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), yang digelar di Lapas Kelas IIA Gorontalo, Selasa (21/03/2023).
Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Bagus Kurniawan, dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, selain menjadi pembinaan karakter bagi warga binaan, kegiatan itu sekaligus rangkaian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakata ke 59 tahun 2023.
“Di pemasyarakatan itu ada yang namanya pembinaan kepribadian, diantaranya pembinaan mental rohani dan spritual. Bentuknya bisa saja menurut agama masing-masing. Salah satunya adalah seleksi MTQ ini,” kata Bagus Kurniawan.
Selain itu Bagus Kurniawan juga mengungkapkan, sebelum bertanding di tingkat wilayah, para perserta ini terlebih dahulu mengikuti seleksi di Lapas-nya masing-masing. Krmudian untuk 3 pemenang di tingkat wilayah, berhak mendapat tiket mewakili Provinsi Gorontalo di tingkat nasional.
“Nanti saatnya didapat pemenang, maka mereka ini yang akan mewakili wilayah Gorontalo untuk lomba MTQ di tingkat nasional. Mereka akan bersaing dengan warga binaan lainnya di Indonesia,” ungkap Bagus Kurniawan.
Kepala Divisi Pemasyarakatan itu juga menambahkan, dimana ajang MTQ antar Warga Binaan ini sebenarnya sudah digelar sejak beberapa tahun yang lalu. Namun khusus Lapas di Gorontalo sendiri, baru kali ini ikut serta dalam ajang tersebut.
Sementara itu, selaku PLH Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Pohuwato, Frangki G. Ma’ruf, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat potensial Warga Binaan dalam rangka pembinaan kepribadian, sekaligus memberikan motivasi ke mereka untuk mempelajari dan mendalami seni membaca Al quran.
“Peningkatan pemahaman dan pengamalan keagamaan merupakan salah satu program wajib dilaksanakan,” tutur Frangki G. Ma’ruf.
PLH Kalapas Pohuwato itu berharap, nantinya kedepan para peserta dapat mengimplementasikan kandungan Al quran tersebut pada kehidupan sehari-hari, sehingga bisa melekat dan memberikan motivasi diri untuk selalu berbuat kebaikan di jalan Allah SWT.
Seperti yang diinformasikan oleh Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Lapas Kelas IIB Pohuwato, Fery Utiarahman, kepada Wartawan media ini, dimana total Warga Binaan yang berasal dari seluruh UPT di Gorontalo yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 12 orang, termasuk 2 orang dari Lapas Pohuwato.(*)
Penulis: Zulkifli Polimengo
