Atas dasar tersebut, Sachono meminta kepada seluruh pemerintah kabupaten untuk memberikan penjelasan tentang bahaya radikalisme yang sekarang berkembang.
“Ada skenario bahwa mereka (teroris) ingin membuat chaos daerah Malut untuk bisa membawa keluar senjata-senjata yang mereka simpan dulu, itu yang harus kita cegah,†terangnya.(tr-04/jfr/hg)
