Terima kasih kepada seluruh kader Partai Golkar. Pada kesempatan ini, saya menyataklan mengundurkan diri sebagai kandidat dan memberi kesempatan kepada adik saya, Dadang Hemeto.
Dengan terpilihnya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabgor, saya mengajak adik Dadang Hemeto untuk sama-sama membesarkan Partai Golkar,†kata Warsito Sumawiyono.
Pidato pengunduran diri Warsito Sumawiyono disambut tepuk tangan oleh pendukung Hendra ‘Dadang’ Hemeto. Maklum, pendukungnya mendiami sisi kiri ruangan, sementara pendukung Warsito Sumawiyono barada di sisi kanan ruangan tersebut.
Usai itu, Budianto Napu langsung melempar ke forum dan disetujui untuk disahkan bahwa Hendra ‘Dadang’ Hemeto terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Kabgor.
Ketegangan terjadi ketika akan dibentuk tim formatur yakni terdiri dari ketua terpilih, seorang dari unsur DPD I, seorang dari unsur organisasi saya dan dua orang dari unsur PK.
Yakni dua perwakilan dari 19 PK tak menemukan titik temu. Sebagian menginginkan diwakili oleh Irwan Dai dan Iskandar Monggopa, dan sebagian menginginkan dilakukan voting.
“Karena belum ada kesepakatan, maka sidang ini diskorsing hingga pukul 20.00 Wita,†kata Budianto napu dan langsung mengetuk dengan palu. Maklum, saat itu waktu sudah menujukkan pukul 17.30 Wita.
Informasi terakhir yang diperoleh sebelum berita ini diturunkan, Dadang ‘Hendra’ Hemeto memilih Warsito Sumawiyono sebagai Sekretaris DPD II Kabgor untuk mendampinginya.
“Target saya yakni membesarkan Partai Golkar yang sempat redup beberapa tahun terakhir ini. Selain itu, target utama yakni memenangkan pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim di Pilgub,
serta menjadi pemenang di Pemilu legislatif 2019 mendatang,†jelas Dadang ‘Hendra’ Hemeto.
Hasil Musda ini langusng dilakukan pelantikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar, Rusli Habibie di tempat yang sama semalam.(jdm/hargo)
