Namun, sumber internal di Downing Street mengungkapkan bahwa tudingan itu tidak benar. Uang tersebut adalah pemberian dari ibu kepada anak seperti yang dilakukan warga Inggris yang lain setiap tahun.
Sebelumnya, Cameron menerima warisan 300 ribu pound sterling (Rp 5,6 miliar) dari Ian. Untuk warisan dari ayahnya tersebut, Cameron sudah membayar pajaknya.
Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn meminta Cameron merilis SPT-nya beberapa tahun sebelum menjadi PM. Tepatnya ketika dia masih menikmati keutungan dari Blairmore Holdings.
Corbyn curiga Cameron tidak membayar pajak sama sekali atas keuntungan yang didapatkan.
“Saya ingin melihat laporannya. Kami ingin tahu pajak yang dia bayar di SPT-nya. Kami ingin tahu kenapa dia menaruh uangnya di luar negeri dan apakah dia meraup keuntungan,’’ ujar Corbyn.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Cameron dikecam karena terlibat dalam skandal Panama Papers. Dia memperoleh keuntungan dari Blairmore Holdings. Cameron memiliki saham di Blairmore Holdings, tetapi dijual pada 2010 sebelum menjadi PM Inggris. Padahal, saat skandal Panama Papers mencuat, Cameron termasuk paling getol mengecam. (AFP/Reuters/BBC/sha/c14/ami/hargo)
