Hargo.co.id, JAKARTA – Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan, akhirnya masuk Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (12/7/2023) lantaran dugaan kasus suap pengaturan vonis di MA.
Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan Hasbi akan menjalani penahanan oleh tim penyidik selama 20 hari kedepan.
“Dalam hal kepentingan untuk penyidikan maka tim penyidik melakukan penahanan
terhadap tersangka HH (Hasbi Hasan) ditahan selama 20 hari ke depan,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri
dalam konferensi pers di markas lembaga antirasuah, Rabu petang, dikutip dari CNN Indonesia.
Kasus ini merupakan pengembangan kasus suap yang dalam tahap penyidikan KPK, yang mana sebelumnya dua hakim agung non aktif Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh telah menjadi tersangka berdasarkan penetapan KPK atas dugaan perkara suap.
Sebelumnya juga, KPK telah menyamatkan status tersangka ke Komisaris Independen Wijaya Karya (Wika) Beton Dadan Tri Yudianto.
Diketahui Hasbi sempat mengajukan permohonan praperadilan pada jumat, 26 Mei 2023,
namun ditolak oleh hakim tunggal PN Jaksel Alimin Ribut Sujono. Menurutnya penyelidikan KPK sudah sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku.
Selain menjadi tersangka, Hasbi dan Dadan mendapat larangan berpergian ke luar negeri oleh KPK selama enam bulan. (Mg-19)












