HeadlineKabar Nusantara

200 Anggota Brimob Sulut Tiba di Pohuwato, 1.329 Personil Gabungan Disiagakan

×

200 Anggota Brimob Sulut Tiba di Pohuwato, 1.329 Personil Gabungan Disiagakan

Sebarkan artikel ini
Brimob Sulut
Kapolres Pohuwato, AKBP Joko Sulistiono. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 200 personil Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya tiba di Kabupaten Pohuwato, Jumat (22/9/2023).

Berita Terkait:  Kapolda Gorontalo Pimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-77

Personil Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sulut tersebut dikerahkan untuk mengamankan situasi di Kabupaten Pohuwato pasca aksi demo yang berujung anarkis oleh Forum Persatuan Ahli Waris Penambang Pohuwato, pada Kamis (21/9/2023) kemarin.

Kapolres Pohuwato, AKBP Joko Sulistiono, saat ditemui usai penyambutan personil BKO Satuan Brimob Polda Sulut tersebut menyampaikan, kedatangan para personil tersebut untuk memperkuat situasi kamtibmas wilayah hukum Polres Pohuwato.

Berita Terkait:  Polsek Kota Utara Tindaki Kendaraan Brong saat KRYD, Knalpot Dijadikan Patung Robot

“Polda Gorontalo, Polres Pohuwato ingin menciptakan situasi yang kondusif. Harapan kami kedepan tidak ada kegiatan yang bersifat anarkis di wilayah Kabupaten Pohuwato dan Harkamtibmas terjaga, aktivitas masyarakat berjalan dengan baik,” ungkap Kapolres Pohuwato.

Disampaikannya pula, hingga saat ini jumlah keseluruhan personil yang berjaga di wilayah Kabupaten Pohuwato berjumlah 1.329 personil.

Berita Terkait:  Bekerja di Luar Negeri, Jadi Modus Terbanyak dalam Kasus TPPO

Jumlah keseluruhan personil gabungan kurang lebih ada 1300 personil, baik dari TNI maupun Polri. Tentunya dalam pelaksanaan penugasan ini sesuai dengan kebutuhan, jadi tergantung potensi gangguan Kamtibmas,” urainya.

Masih kata AKBP Joko Sulistiono, personil pengamanan tersebut akan dikerahkan di sejumlah titik rawan yang berpotensi terjadi aksi.

Berita Terkait:  Kapolda Gorontalo Bagi-bagi Bansos di Wilayah Terisolir

“Tentunya, untuk ploting pengamanan sudah kami tentukan, penggunaan kekuatan sesuai dengan kebutuhan.

Tentunya kita selalu mendeteksi potensi gangguan di wilayah kita,

pertama berkaitan dengan aksi kemarin apakah ada atau tidak saya harapkan tidak ada,

kedua kami selalu bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya kenyamanan

kita hidup di Kabupaten Pohuwato,” imbuhnya.(*) 

Berita Terkait:  Belasan Pelajar di Tilango Digerebek Polisi Saat Pesta Cap Tikus di Jam Sekolah

Penulis: Riyan Lagili