Ekonomi

Pasar Sentral Sepi Pengunjung, Tukang Sol Sepatu Keluhkan Pendapatan

×

Pasar Sentral Sepi Pengunjung, Tukang Sol Sepatu Keluhkan Pendapatan

Sebarkan artikel ini
Pasar Sentral, Sepi Pengunjung, Tukang Sol Sepatu
Tukang sol sepatu di pasar sentral Kota Gorontalo. (Foto: Ahmad Badu untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gedung baru pasar sentral Kota Gorontalo diharapkan bisa memberikan tambahan penghasilan bagi para penjual ditempat itu.

Berita Terkait:  Di Tengah Dinamika Pasar, Perlindungan Finansial Jadi Semakin Relevan

Pemerintah Kota Gorontalo berharap, renovasi gedung tersebut bisa memberikan kenyamanan bagi pembeli untuk datang berbelanja.

Namun, hal tersebut tidak dirasakan oleh Yanto (46), salah seorang menekuni pekerjaannya sebagai tukang sol sepatu di di pasar Sentral Gorontalo.

Berita Terkait:  Pentingnya Memiliki Tabungan Khusus untuk Hobi

“Pendapat berkurang karena pengunjung sangat sepi. Setelah diresmikan pasar Sentral ini, pengunjung memang masih sangat kurang,” kata Yanto, Rabu, (13/12/2023).

Sebelum pasar sentral ini diresmikan, Yanto mengaku pendapatannya bisa mencapai Rp 200.000 setiap harinya.

Berita Terkait:  Tangkap Tren Luxury Preloved, deGaiya Luncurkan Lelang Tas Branded Rutin Dua Kali Seminggu

“Satu sepatu ongkos perbaikannya Rp 20.000. Dulu yang datang biasanya 7 sampai 10 orang, sekarang sudah sang kurang,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut karena lapaknya menempati posisi yang strategis. Berbeda dengan lokasi yang ditempatinya saat ini.

Berita Terkait:  Hindari Macet Malam Pergantian Tahun, Penumpang KA dari Kediri Diminta Datang Lebih Awal

“Kalau tempat saya yang sekarang pengunjung masih banyak yang tidak tau. Jadi setelah di pindahkan tempat ini pendapatan saya menurun,” tuturnya.

Yanto mengaku, sejak diresmikannya pasar sentral tersebut, hanya ada satu atau dua orang yang datang. Terkadang bahkan tidak ada sama sekali.

Berita Terkait:  Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penggantian Rel dan Wesel KA di Sejumlah Titik

“Harapannya kepada pemerintah, kalau bisa lapak kami ditempatkan di lokasi yang strategis, biar pendapatan kami juga ada peningkatan, di tempat yang sekarang ini sepi sekali,” tuturnya.(*)

Penulis: Ahmad Badu/ Mahasiswa Magang
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Kabar Gembira! Mulai 1 Desember 2025, KA Argo Wilis dan KA Turangga Menggunakan Stainless Steel New Generation, Ini Stasiun Daop 6 Yogyakarta yang Disinggahi