Kab. Gorontalo

SPIP Harus jadi Elemen dari Budaya Kerja

×

SPIP Harus jadi Elemen dari Budaya Kerja

Sebarkan artikel ini
SPIP Harus jadi Elemen dari Budaya Kerja
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat membuka kegiatan Bimtek SPIP, Kamis (15/5/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menegaskan implementasi sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) tidak hanya sekadar pemenuhan kewajiban administrasi atau mengikuti aturan.

Berita Terkait:  Nelson: Orientasi bagi Aleg dapat Perkuat Sinergitas dengan Eksekutif

Ini disampaikan Bupati Sofyan Puhi saat membuka Bimtek SPIP, Kamis (15/5/2025) di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Dikatakan, SPIP Perlu menjadi elemen dari budaya kerja di organisasi.

Berita Terkait:  Pimpin Apel Kerja Perdana, Sofyan Ingatkan Soal Peningkatan Layanan Publik

“Ini adalah sistem yang mengarahkan, memantau dan mengevaluasi semua proses pelaksanaan pemerintahan, sehingga setiap uang yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Sofyan Puhi mengatakan, SPIP adalah sistem yang dirancang secara komprehensip memberikan jaminan yang cukup,

Berita Terkait:  Jelang HUT ke-79 RI, Pemkab Gorontalo Bagi-bagi 1.000 Bendera Merah Putih

bahwa pelaksanaan tugas dan tanggungjawab pemerintah berlangsung sesuai peraturan perundang-undangan,

serta dapat mencapai tujuannya dengan cara yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

Berita Terkait:  Genjot UHC dan Turunkan Stunting, Bupati Sofyan Fokus Percepatan Kesehatan

Pelaksanaan SPIP terintegrasi tidak hanya bertumpu padaa pengendalian internal semata,

namun juga menggabungkan unsur manajemen resiko (MRI) dan pengendalian korupsi (IEPK)

Berita Terkait:  Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Bantuan 66 Gerobak UMKM

yang keseluruhan bertujuan memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.

Sofyan Puhi menambahkan, kegiatan ini memiliki arti penting dan strategis karena hasil dari evaluasi mandiri SPIP,

Berita Terkait:  Haris Tome: Desa adalah Pilar Pembangunan Nasional

akan mencerminkan tingkat kedewasaan atau perkembangan sistem pengendalian internal yang diterapkan di lingkungan pemerintah Kabupaten Gorontalo.

“Penilaian ini menyajikan umpan balik yang membangun mengenai kekurangan dan kelebihan dalam pengelolaan program dan anggaran, serta menilai kepatuhan terhadap prinsip tata kelola yang baik,” pungkas Sofyan Puhi.(Decie) 

Berita Terkait:  Jelang Iduladha, Pemkab Gorontalo Pastikan Cadangan Pangan Aman dan Daya Beli Warga Terjaga