Kab. Gorontalo

Genjot UHC dan Turunkan Stunting, Bupati Sofyan Fokus Percepatan Kesehatan

×

Genjot UHC dan Turunkan Stunting, Bupati Sofyan Fokus Percepatan Kesehatan

Share this article
Genjot UHC dan Turunkan Stunting, Bupati Sofyan Fokus Percepatan Kesehatan
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi ketika foto bersama dengan peserta kegiatan percepatan pemenuhan target pembangunan kesehatan di Kota Gorontalo, Senin (27/4/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo terus menggenjot pencapaian target pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan.

Berita Terkait:  Bupati Nelson Apresiasi Antusias Peserta Gemilang Run 10K

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan harus memberi dampak langsung, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Hal ini disampaikan Bupati Sofyan Puhi saat membuka kegiatan percepatan pemenuhan target pembangunan kesehatan di Kota Gorontalo, Senin (27/4/2026).

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Seriusi Pengembangan Komoditi Kacang

Ia menekankan pentingnya kerja nyata dan terukur dalam mewujudkan indikator pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah.

“Program yang kita jalankan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sekadar laporan di atas kertas,” tegasnya.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar: Dapur MBG Yayasan Rumah Inovasi Madani Layak Jadi Rujukan

Menurut Bupati Sofyan Puhi, sektor kesehatan memegang peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Oleh karena itu, pencapaian indikator harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan.

Berita Terkait:  Tabongo Timur Dinobatkan Sebagai Percontohan Desa Anti Korupsi se-Indonesia

Ia menyebut, terdapat tiga fokus utama yang menjadi prioritas pemerintah daerah, yakni peningkatan umur harapan hidup, penurunan angka stunting, serta perluasan cakupan jaminan kesehatan masyarakat.

Peningkatan umur harapan hidup, kata dia, mencerminkan kualitas layanan kesehatan dan kondisi lingkungan.
Berita Terkait:  Sukses Terapkan QRIS, Pemkab Gorontalo Raih Paris Go Award 2023

Sementara penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendampingan ibu hamil hingga pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

“Stunting menyangkut masa depan generasi. Penanganannya harus serius dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pemilihan Ketua KONI Kabgor, Tujuh Cabor Jagokan Isnan Akase

Selain itu, Pemkab Gorontalo juga menargetkan tercapainya Universal Health Coverage (UHC), agar seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan berbasis data yang akurat dan mutakhir.

Untuk mendukung percepatan tersebut, pemerintah daerah melakukan sinkronisasi 28 indikator kinerja, mulai dari layanan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit, pemenuhan standar pelayanan minimal, hingga peningkatan kualitas tenaga medis dan fasilitas kesehatan.

Berita Terkait:  Bandar Udara Djalaludin Bakal Diperluas

Dari sisi anggaran, Pemkab Gorontalo telah mengusulkan lebih dari Rp234 miliar ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI. Dana tersebut akan digunakan untuk penguatan sarana dan prasarana kesehatan.

Program prioritas yang diusulkan antara lain lanjutan pembangunan RSUD MM Dunda Limboto, relokasi puskesmas, pengadaan ambulans, pembangunan puskesmas pembantu, serta penyediaan alat kesehatan.

Berita Terkait:  HUT ke-352 Kabgor Dipastikan Tetap Meriah Meski Efisiensi Anggaran

“Ini bagian dari upaya besar meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” jelas Bupati Sofyan Puhi.

Ia juga mendorong seluruh jajaran kesehatan untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pencapaian target pembangunan.

Berita Terkait:  Penyusunan KUA-PPAS 2026 Kabgor Disesuaikan dengan Kemampuan Fiskal

“Kita ingin masyarakat Gorontalo hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera,” tandasnya.(Adv)