Gorontalo

Pemprov Gorontalo Belajar Sistem Pengelolaan Data Daerah di Provinsi Aceh

×

Pemprov Gorontalo Belajar Sistem Pengelolaan Data Daerah di Provinsi Aceh

Sebarkan artikel ini
Pemprov Gorontalo Belajar Sistem Pengelolaan Data Daerah di Provinsi Aceh
Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Kemendagri Yeni Indah Susanti mewakili tim SKALA saat menyerahkan cinderamata kepada Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah, yang turut hadir pada kegiatan Pembelajaran Lintas Provinsi untuk Penguatan Satu Data Daerah di Provinsi Banda Aceh.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan komitmennya untuk memperkuat implementasi Satu Data Daerah dengan belajar dari praktik baik yang telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Aceh. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah saat menghadiri kegiatan pembelajaran lintas provinsi di Provinsi Banda Aceh, Rabu, (11/6/2025).

Berita Terkait:  Penjagub Luncurkan Gorontalo Half Marathon 2024

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Idah Syahidah menyampaikan apresiasi atas capaian Aceh dalam pengelolaan data daerah. Ia menyebut Aceh sebagai contoh baik bagi provinsi lain termasuk Gorontalo, khususnya dalam penerapan tata kelola data yang inklusif dan berbasis sistem.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik. Gorontalo masih dalam proses menuju implementasi Satu Data. Provinsi Aceh luar biasa dan patut menjadi contoh bagi provinsi lainnya,” ujar Idah Syahidah.

Berita Terkait:  Salat Idulfitri 1445 Hijriah di Taruna Remaja, Penjagub: Mohon Maaf Lahir Batin

Ia juga berharap Pemerintah Aceh dapat melakukan kunjungan balik ke Gorontalo untuk melakukan sosialisasi langsung,

sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dua arah dan implementasi Satu Data di Gorontalo bisa semakin cepat dan tepat sasaran.

Berita Terkait:  Masuki Tahap Evaluasi, Program SKALA Kemitraan Australia-Indonesia Harus Dimanfaatkan dengan Baik

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Program SKALA yang sejak tahun 2023 telah memilih Provinsi Gorontalo sebagai salah satu provinsi dampingan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Kemendagri Yeni Indah Susanti menjelaskan bahwa, pemerintah Aceh saat ini telah meluncurkan Portal Satu Data Aceh yang memuat 32 urusan pemerintahan dari seluruh perangkat daerah dan kabupaten/kota.
Berita Terkait:  Wujudkan Visi Gubernur, Dispora Gorontalo Gelar Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi

Peluncuran ini sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Satu Data Daerah.

“Harapan kami, provinsi-provinsi yang hadir hadir hari ini yaitu NTT, Maluku, dan Gorontalo dapat mengambil pembelajaran dari Aceh,

Berita Terkait:  Wagub Idah Harap Pelaku UMKM Optimalkan Bantuan dari Pemerintah

baik dari aspek tata kelola, kelembagaan, hingga komitmen pimpinan dalam mendukung pengelolaan data,” terang Yeni.

Yeni juga berharap, kegiatan ini bisa terbangun sinergi antar provinsi dalam memperkuat implementasi Satu Data Daerah. Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait:  DTK, BLPT, BPMP, BGP dan Dikbud Provinsi Gorontalo Gelar Workshop Pemanfaatan Rapor Pendidikan

Kegiatan bertajuk Pembelajaran Lintas Provinsi untuk Penguatan Satu Data Daerah ini berlangsung dari tanggal 9 – 14 Juni 2025 di Provinsi Aceh.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program SKALA (Kemitraan Australia–Indonesia) bekerja sama dengan Pusat Data

Berita Terkait:  Pemprov Siap Sambut Kedatangan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Wamen P3A

dan Sistem Informasi Kementerian Dalam Negeri sebagai Walidata Nasional dan diikuti tiga provinsi yaitu Gorontalo, Nusa Tenggara Timur dan Maluku. (Rls)