Kab. Gorontalo

Bupati Gorontalo Dorong Pemerataan Tenaga Medis Spesialis

×

Bupati Gorontalo Dorong Pemerataan Tenaga Medis Spesialis

Share this article
Bupati Gorontalo Dorong Pemerataan Tenaga Medis Spesialis
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat foto bersama dengan Plt Direktur Rumah Sakit MM Dunda Limboto di acara The 2nd International Conference on Advancing Postgraduate Medical Education (PGME).

Hargo.co.id, JAKARTA – Kebijakan dan standar pendidikan dokter spesialis butuh keselarasan antar sesama pihak berkompoten.

Berita Terkait:  APBD 2026 Kabgor Fokus Penguatan UMKM

Hal ini diutarakan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menghadiri The 2nd International Conference on Advancing Postgraduate Medical Education (PGME) di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Bupati Sofyan Puhi menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendukung percepatan pemenuhan kebutuhan dan pemerataan tenaga medis spesialis di daerah.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Terus Tingkatkan Kapasitas Pengelola Bumdes

Pemkab Gorontalo juga, kata dia, telah mendorong kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo sebagai langkah strategis pemerataan pelayanan kesehatan.

“Dengan sinergi IDI dan pemerintah daerah, kita bisa menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata, efektif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Sukses Terapkan QRIS, Pemkab Gorontalo Raih Paris Go Award 2023

Bupati Sofyan Puhi menambahkan, Konferensi yang bertema “Aligning Standards, Strengthening Systems, Empowering Future Specialists” tersebut, mempertemukan regulator, akademisi, praktisi, akreditor internasional, hingga perwakilan residen dokter.

“Konferensi ini membahas penyelarasan kebijakan dan standar pendidikan dokter spesialis, sekaligus memperkuat sinergi lintas kementerian dan daerah. Tujuannya jelas, untuk mendukung percepatan pemenuhan kebutuhan dan pemerataan tenaga medis spesialis di Indonesia, termasuk di daerah,” pungkas Bupati Sofyan Puhi.(Deice) 

Berita Terkait:  Masjid Jadi Pintu Masuk, Perlindungan Sosial di Kabgor Menyasar Sektor Informal