Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Terus Tingkatkan Kapasitas Pengelola Bumdes

×

Pemkab Gorontalo Terus Tingkatkan Kapasitas Pengelola Bumdes

Share this article
Pemkab Gorontalo Terus Tingkatkan Kapasitas Pengelola Bumdes
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat memberikan materi pada kegiatan Capacity Building.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya meningkatkan kapasitas pengelola badan usaha milik desa (Bumdes).

Berita Terkait:  Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Perayaan Ketupat, 1.000 Kupon Pasar Murah Disalurkan di Yosonegoro

Hal itu dibuktikan dengan adanya pelaksanaan kegiatan Capacity Building Penerapan Pengelolaan Keuangan Bumdes yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang diselenggarakan belum lama ini.

“Program ini untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan pengelola Bumdes dalam mengelola Bumdes,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo ketika membuka kegiatan tersebut.

Berita Terkait:  Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas, Wabup Hendra Bacakan Pidato Mendikbudristek

Ia mengungkapkan, saat ini, banyak dana desa yang dikelola, tetapi kemampuan pengelola Bumdes masih kurang sehingga usaha Bumdes tidak berkembang. Untuk itu, lanjut Nelson, melalui kegiatan Capacity Building, dirinya akan memastikan tiga hal utama, yakni, evaluasi terhadap Bumdes yang aktif, memberikan informasi akses pemasaran, dan menghubungkan Bumdes dengan sektor usaha lain serta perbankan.

“Dengan demikian, usaha ekonomi Bumdes bisa berkembang dan memberikan dampak positif bagi desa,” jelasnya.

Berita Terkait:  Sekda Lepas 49 Kafilah MTQ, Optimistis Kabgor Raih Prestasi di Tingkat Provinsi

Sementara itu Kepala Dinas Pemdes, Sumanti Maku mengungkapkan, dalam audit yang dilakukan oleh pihaknya,

dari 191 Bumdes yang ada di Kabupaten Gorontalo, hanya 53 yang dinyatakan aktif.

ketidak aktifan Bumdes itu, menurut Sumanti, dikarenakan soal perizinan dan modal. Sehingga, ucap Sumanti, Dinas Pemdes akan mendampingi Bumdes yang belum memiliki izin agar segera mendapatkan perizinan. Selain itu, Bumdes yang mengalami kesulitan modal akan dihubungkan dengan perbankan untuk mendapatkan akses permodalan yang diperlukan.

Berita Terkait:  Peduli dengan Program Keagamaan, Bupati Sofyan dapat Penghargaan dari Kemenag RI

“Kami berharap, melalui langkah-langkah ini, Bumdes dapat menjadi penopang ekonomi desa yang mandiri,

sehingga desa bisa mencapai kemandirian, kemadanan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Sumanti.(*)

Penulis: Deice 

Berita Terkait:  Warga Desa Gandasari Terima BLT-DD, Nelson: Manfaatkan dengan Baik