Gorontalo

Staf Ahli Gubernur Hadiri UNG Bershalawat

×

Staf Ahli Gubernur Hadiri UNG Bershalawat

Share this article
Suasana pelaksanaan kegiatan UNG Bershalawat yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS), Kamis (23/10/2025) malam.
Suasana pelaksanaan kegiatan UNG Bershalawat yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS), Kamis (23/10/2025) malam.

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail diwakili Staf Ahli, Masran Rauf menghadiri UNG Bershalawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (23/10/2025) malam.

Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah nasional Ustaz Abdul Somad (UAS) dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo, pimpinan universitas, serta tokoh agama daerah.

Berita Terkait:  Gubernur dan Wagub Terpilih Ikut Gladi Kotor Pelantikan

Rektor UNG Eduart Wolok dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan momen penting untuk memperkuat nilai spiritual dan moral di lingkungan akademik.

“Kita ketahui bersama, kemarin kita merayakan Hari Santri. Alhamdulillah malam ini kita dapat melaksanakan UNG Bershalawat,” ujar Eduart.

Berita Terkait:  Penyelesaian Batas Wilayah dengan Sulteng Masih Menggantung, Gusnar Prihatin Nasib Petani Gorontalo

Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan menjadi sarana pemberdayaan keimanan di kalangan civitas akademika agar nilai religius semakin hidup di lingkungan kampus. “Insyaallah kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan hidayah bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Ustaz Abdul Somad dalam tausiyahnya menyampaikan pesan moral agar umat menjauhkan diri dari dua penyakit hati yang paling berbahaya, yakni kesombongan dan hasad (iri dengki).

Berita Terkait:  Dinilai Berkontribusi Terhadap UMKM, Pemprov Apresiasi Bazar Ramadan BI 2024

Ia menekankan bahwa kedua sifat tersebut dapat merusak hati, memicu perpecahan, bahkan menjerumuskan seseorang dalam perbuatan buruk. Menurutnya, penyakit hati tidak bisa diobati dengan obat medis, melainkan hanya dapat disembuhkan dengan zikir, shalawat, dan keikhlasan.

UAS juga mengingatkan agar umat tidak silau terhadap kenikmatan dunia dan tidak iri pada kebahagiaan orang lain. Ia menyebut, sikap rendah hati dan kemampuan bersyukur merupakan kunci ketenangan batin.

Berita Terkait:  Sukseskan Pilkada, Pemilih Pemula Diminta Segera Rekam KTP Eletronik

Di sela tausiyahnya, UAS mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat religius di lingkungan kampus UNG. “Selama saya berceramah di berbagai universitas, baru kali ini ada universitas yang memperingati Hari Santri,” ungkapnya disambut tepuk tangan hangat.

Ia bahkan menyebut bahwa UNG memiliki suasana yang menyerupai pesantren karena nilai keislaman dan kebersamaan yang hidup di antara civitas akademika. “UNG ini seperti pesantren,” tegas UAS.

Berita Terkait:  Jadi Narasumber Dialog Aspirasi, Fima Agustina Bicara Soal Karawo dan Stunting

Kegiatan UNG Bershalawat turut menampilkan lantunan zikir dan shalawat bersama, serta penyampaian pesan singkat dari Ustaz Salim Al Jufri dan Gus Aniq.

Suasana penuh khidmat itu menegaskan komitmen UNG untuk menjadi kampus yang berilmu, beriman, dan berkarakter sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional.(adw)