Hargo.co.id, GORONTALO – Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, namun pelaksanaan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-352 Kabupaten Gorontalo akan tetap dibuat meriah.
Hal itu sebagaimana ditegaskan Ketua Panitia Haris Suparto Tome pada kegiatan deviley akbar, yang mengambil star di lapangan GOR David-Tony, Senin (17/11/2025).
“Keterbatasan anggaran justru mendorong kami lebih kreatif. Semua terlaksana berkat kolaborasi, gotong royong dan dukungan berbagai pihak tanpa membebani keuangan daerah,” jelas Haris Tome.
Ia menerangkan, konsep perayaan juga memuat pesan sejarah dan modernisasi. Lapangan menampilkan Rumah Adat sebagai simbol jejak masa lalu, sedangkan Menara Keagungan merepresentasikan kemajuan masa kini dan arah pembangunan masa depan.
“Akan ada logo resmi HUT ke-352 yang akan dilaunching. Angka ‘352’ dirancang untuk merepresentasikan kesinambungan, kebersamaan,
serta arah pembangunan berkelanjutan, pada bagian atas terpampang Lambang Kabupaten Gorontalo yang menegaskan nilai luhur
“Adati Hula-hula’a to Sara’a, Sara’a Hula-hula’a to Kuru’ani,” ungkap Haris Tome.
Lanjut dikatakan Haris, dari sisi warna, logo memadukan hijau sebagai simbol kesuburan dan kelestarian alam,
merah sebagai representasi semangat dan keberanian, serta biru yakni peringatan HUT ke-352 Kabgor.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, yang bertindak sebagai pemimpin pelepasan devile,
menyatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol kuatnya sinergi pemerintah dan masyarakat.
“Kehadiran lebih dari 2.000 peserta hari ini menunjukkan soliditas seluruh elemen di Kabupaten Gorontalo. Kita merayakan perjalanan panjang daerah sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus melayani dan membangun,” ujar Sugondo sebelum melepas barisan.
Terlihat, partisipasi diberikan oleh beberapa lintas sektor untuk memeriahkan momentum tersebut, meliputi, sektor kesehatan, pendidikan (PGRI), Korpri, hingga Dharma Wanita.
Hal ini menjadikan parade semakin berwarna dan mencerminkan perkembangan berbagai bidang di Kabupaten Gorontalo.
Pemerintah daerah berharap, peringatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.
Pantauan awak media, pelaksanaan deviley akbar mengitari seputaran ibu kota yang diikuti ribuan peserta.
Deviley akbar tersebut menghadirkan lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari OPD, tenaga kesehatan,
perwakilan kecamatan, perangkat desa, guru, ASN Korpri, serta organisasi wanita.(Deice)












