Legislatif

Tanggul Dungaliyo Sudah 14 Kali Jebol, Noval Pertanyakan Kualitas Konstruksi

×

Tanggul Dungaliyo Sudah 14 Kali Jebol, Noval Pertanyakan Kualitas Konstruksi

Share this article
Tanggul Dungaliyo Sudah 14 Kali Jebol, Noval Pertanyakan Kualitas Konstruksi
Aleg DPRD Kabgor, dapil Dungaliyo Novalandi Gani saat meninjau lokasi tanggul yang jebol pasca hujan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kualitas pembangunan tanggul di Kecamatan Dungaliyo dipertanyakan oleh anggota legislatif (Aleg) DPRD Kabgor, Novalandi Gani dari Fraksi PDIP.

Berita Terkait:  Sponsori Open Turnamen Grasstrack Motocross, Sri Sumuri: Komitmen Saya Untuk Pemulihan Pohuwato

Sebab, berdasarkan catatan Novalandi, tanggul tersebut sudah 14 kali jebol. Terakhir disebabkan oleh derasnya aliran air dan lemahnya struktur tanggul yang tak mampu menahan luapan sungai.

“Material tanggul ini hanya menggunakan bekas galian sungai. Jelas itu tidak layak dan tidak memenuhi spesifikasi teknis tanggul permanen,” ujar Novalandi Gani, seusai melihat kembali tanggul yang jebol, Ahad (15/6/2025) sekitar pukul 02.00 Wita.

Berita Terkait:  Paripurna Pengesahan APBD 2025 Kabupaten Gorontalo Diwarnai Tangis

“Saya menilai, jebolnya tanggul bukanlah hal mengejutkan mengingat kualitas konstruksi yang tak sesuai dengan standar teknis,” tambahnya.

Menurutnya, solusi jangka panjang yang harus segera diambil adalah pembangunan ulang tanggul dengan material yang lebih kokoh dan sesuai standar, bukan dari sisa galian sungai.

Berita Terkait:  Tahun Depan, Penerbitan Perda di Kabgor Sesuai Prioritas

“Pembangunan tanggul harus menggunakan material luar (Onsite) atau maksimal dibuatkan talud dan pasangan bronjong penahan tebing,” tegas Novalandi Gani.

Novalandi juga berharap, agar pemerintah pusat turut memberikan perhatian melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), mengingat besarnya biaya yang diperlukan untuk membangun tanggul secara permanen dan aman.

Berita Terkait:  Pengelolaan Pantai Monano Perlu Diseriusi Pemkab Gorut

“Sebagai wakil rakyat Kabupaten Gorontalo dan menyuarakan harapan masyarakat Dungaliyo, kami berharap ini bisa menjadi perhatian khusus dan masuk dalam skala prioritas penanggulangan bencana,” pungkasnya.(Deice)