Gorontalo

Wagub Idah: Ketahanan Pangan Daerah Kunci Keberhasilan Program MBG

×

Wagub Idah: Ketahanan Pangan Daerah Kunci Keberhasilan Program MBG

Sebarkan artikel ini
Wagub Idah_ Ketahanan Pangan Daerah Kunci Keberhasilan Program MBG
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah mengungkapkan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) salah satunya bergantung pada ketahanan pangan daerah.

Berita Terkait:  SAKA SAR Rekrut Anggota Angkatan I, Danial: Langkah Maju Bangkitkan Semangat Kepramukaan

Oleh karena itu, Idah Syahidah mendorong penguatan peran petani lokal sebagai penyangga utama pemenuhan bahan pangan dalam pelaksanaan Program MBG tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.

Dikatakan, MBG membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan setiap hari, mulai dari beras, ayam, telur, protein nabati seperti tahu dan tempe, hingga berbagai jenis sayur dan rempah-rempah.

Berita Terkait:  Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo Terus Kawal Penggunaan Dana Desa

“Pasokan ini harus siap dan berkelanjutan. Kita tidak bisa bergantung pada daerah lain, sementara Gorontalo memiliki potensi besar dari sisi iklim dan kondisi alam,” ujar Wagub saat menjadi narasumber pada dialog radio, secara virtual, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, komoditas hortikultura seperti kentang, wortel, dan sayur seperti terong sangat memungkinkan untuk dikembangkan di Gorontalo.

Berita Terkait:  Gorontalo Tancap Gas, Ekonomi Triwulan I Cetak Rekor Baru

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya melibatkan petani lokal agar tidak hanya menjadi penonton dalam program strategis nasional tersebut.

Selain petani, Wagub Idah Syahidah juga mendorong keterlibatan organisasi perempuan dan rumah tangga dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Dinilai Paling Gigih Dorong IAIN Jadi UIN

Ia mengajak agar pemanfaatan pekarangan diarahkan pada tanaman pangan yang dapat mendukung kebutuhan rumah tangga sekaligus menyuplai bahan baku MBG.

“Pernah ada pemberian ayam KUR lewat program NKRI beberapa tahun lalu. Nah ini yang kita ingin lihat, apakah berhasil? apakah masyarakat mampu mengembangkan usaha ini? karena kalau dari pemerintah, tentunya sudah menjebatani,” tegas Wagub.

Berita Terkait:  Penjagub Ismail Hadiri Penerbangan Perdana Perintis Gorontalo-Pohuwato

Di akhir penyampaiannya, Idah menekankan dengan keterlibatan aktif petani lokal,

pihaknya optimistis Program MBG 2026 dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo. (Rls) 

Berita Terkait:  Gusnar Temui Kementerian PU Bahas Infrastruktur Pendukung PENAS XVII di Gorontalo