Gorontalo

Sekprov Imbau, Kecanggihan Teknologi Dimanfaatkan Secara Arif dan Bijaksana

×

Sekprov Imbau, Kecanggihan Teknologi Dimanfaatkan Secara Arif dan Bijaksana

Share this article
Sekprov Imbau, Kecanggihan Teknologi Dimanfaatkan Secara Arif dan Bijaksana
Sekdaprov Gorontalo, Danial Ibrahim ketika membuka Regional Meeting Lembaga Pengembangan Cabang Ranting Dan Pembinaan Mesjid (LPCRPM) se-Indonesia Timur di Gedung Indoor David Bobihoe Akib UMGO, Kamis (4/9/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim mengajak para pengurus masjid, tokoh agama dan generasi muda untuk menjadi agen literasi digital dalam menyebarkan informasi yang benar.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Tinjau Perkembangan Bantuan Ternak Sapi di Pohuwato

Hal ini diungkapkan Sofian Ibrahim saat membuka Regional Meeting Lembaga Pengembangan Cabang Ranting Dan Pembinaan Mesjid (LPCRPM) se-Indonesia Timur di Gedung Indoor David Bobihoe Akib UMGO, Kamis (4/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Sofian menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan ditengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Berita Terkait:  Program Ketahanan Pangan: 5.642 Hektar Lahan di Pohuwato Disulap jadi Sawah Baru

“Beda pendapat dan pandangan adalah sesuatu hal yang wajar apalagi dalam menyampaikan aspirasi, namun ketegangan yang berujung pada kericuhan sebaiknya tidak terjadi, karena persatuan, kedamaian, dan kerukunan adalah modal utama pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Sofian Ibrahim menambahkan, kecanggihan kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan arif dan bijaksana agar dapat diterima dengan baik oleh publik.

Berita Terkait:  Prof Sukirman: TPA Regional Sudah Capai Ambang Batas

“Kemajuan teknologi, media massa dan media sosial harus dimanfaatkan untuk menyebarkan kebaikan, bukan sebaliknya menyebarkan kebencian yang berujung pada fitnah dan memecah belah bangsa,” tambahnya.

Diakhir penyampaian, Sofian Ibrahim mengajak seluruh peserta untuk menjadikan mesjid sebagai pusat edukasi dan pembinaan umat yang tidak hanya mengajarkan ibadah tetapi juga membangun kesadaran pentingnya tabayyun, klarifikasi dan etika bermedia sosial, Pemerintah membuka ruang sinergi dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Gorontalo. (Rls) 

Berita Terkait:  Giliran Gorontalo Disapa Program Mendobrak Batas NPC Indonesia