Gorontalo

Idah Syahidah Usul Pohon jadi Pengganti Karangan Bunga

×

Idah Syahidah Usul Pohon jadi Pengganti Karangan Bunga

Share this article
Idah Syahidah Usul Pohon jadi Pengganti Karangan Bunga
Suasana konferensi pers yang digelar Pemprov Gorontalo. (Foto: Fitra Usman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemberian ucapan dengan menggunakan karangan bunga rencananya akan mulai ditiadakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo.

Berita Terkait:  GHM Dipastikan Dilaksanakan Sesuai Jadwal, Gusnar: Tak Ada Perubahan Rute

Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana mengganti pemberian karangan bunga dengan sumbangan pohon yang lebih bermanfaat bagi lingkungan.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi limbah sekaligus mendukung upaya penghijauan dan pencegahan bencana alam.

Berita Terkait:  Dinas PMD Ingatkan Penggunaan Dana Desa Harus Sesuai Regulasi

“Daripada memberikan ucapan dengan papan ucapan, kita bisa menggantinya dengan pohon yang memiliki manfaat jangka panjang, seperti mencegah longsor atau mengatasi tanah gersang,” ujar Idah Syahidah dalam sebuah konferensi pers.

Pohon-pohon tersebut nantinya bisa disumbangkan ke dinas-dinas pemerintahan, kantor-kantor, atau bahkan diberikan kepada petani dan penggarap yang membutuhkan tanaman keras untuk lahan mereka. Program ini juga telah diterapkan di beberapa provinsi lain dan dinilai efektif dalam mendukung kelestarian lingkungan.

Berita Terkait:  Pramuka Harus jadi Wadah Pembinaan Karakter, Penegasan Gubernur Gusnar di Kemah Bakti Restorasi

Meski demikian, Idah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan mematikan rezeki para pengusaha papan ucapan.

“Kami tetap menghormati keberadaan bisnis papan ucapan, namun kami juga ingin mendorong

alternatif yang lebih bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait:  Kadispora Provinsi Apresiasi Terbentuknya Pengurus APRI 2025-2030

Ia menambahkan bahwa pelaku usaha papan ucapan justru bisa beradaptasi dengan tren baru ini.

“Mereka bisa bekerja sama dengan pemilik tanaman atau bahkan menjadi penjual tanaman itu sendiri. Dengan begitu, program ini tetap bisa berjalan tanpa mengurangi sumber penghasilan mereka,” tambahnya.

Berita Terkait:  Pendaftaran GHM 2025 Diperpanjang Hingga 15 Oktober

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap inisiatif ini dapat diterima oleh masyarakat luas dan menjadi kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan. Upaya ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan Gorontalo yang lebih hijau dan ramah lingkungan.(MG-05/MG-06/MG-08/MG-10)