Kota Gorontalo

Kerja Nyata, Bukan Retorika: Adhan Menghemat Rp 68 Miliar Anggaran Daerah

×

Kerja Nyata, Bukan Retorika: Adhan Menghemat Rp 68 Miliar Anggaran Daerah

Share this article
Kerja Nyata, Bukan Retorika_ Adhan Menghemat Rp 68 Miliar Anggaran Daerah
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika memberikan arahan pada apel kerja yang diselenggarakan Pemerintah Kota Gorontalo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Senin (9/2/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel membuktikan komitmennya menjalankan kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana diinstruksikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Berita Terkait:  Indra Gobel Jadi Responden Sensus Ekonomi, Dorong Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

Kebijakan tersebut tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang berdampak langsung pada pengelolaan keuangan daerah.

Sejak mulai menjalankan roda pemerintahan pada 20 Februari 2025 hingga Januari 2026,

Berita Terkait:  Usai Ramadan, Pemkot Gorontalo akan Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Pemkot Gorontalo berhasil menghemat anggaran daerah hingga Rp 68 miliar.

Capaian ini diperoleh melalui pengendalian ketat terhadap sejumlah pos belanja yang selama ini dinilai kurang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Berita Terkait:  100 Pengemudi Ojol Nikmati Ganti Oli Gratis dari BAZNAS Kota Gorontalo

Efisiensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembatasan perjalanan dinas, penghapusan belanja makan dan minum untuk rapat internal, hingga pengetatan belanja pegawai.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diwajibkan mematuhi kebijakan tersebut tanpa pengecualian.

Berita Terkait:  Banjir Belum Surut, Pemkot Gorontalo Terus Distribusi Bantuan untuk Warga Terdampak

Adhan menegaskan, kebijakan efisiensi dijalankan secara konsisten dan disiplin. Ia tak segan memberikan teguran keras kepada OPD yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.

“Tidak ada lagi perjalanan dinas yang tidak penting, tidak ada lagi makan minum dalam pertemuan. Dari situ kita bisa menyisihkan anggaran sekitar Rp 68 miliar. Alhamdulillah, ini bisa kita capai,” ujar Adhan Dambea saat memimpin apel kerja menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Lapangan Taruna Remaja, Senin (9/2/2026).

Berita Terkait:  Ramadan 1447 Hijriah, ASN Pemkot Pulang Lebih Awal dan Terapkan WFA Setiap Selasa

Menurut Adhan, hasil efisiensi tersebut membuka ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah

untuk membiayai program-program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait:  56 Santri Tilawah dan Tahfiz Binaan BAZNAS Kota Gorontalo Diwisuda

Dana hasil penghematan anggaran itu direncanakan akan dialokasikan untuk mendukung berbagai program pembangunan strategis di Kota Gorontalo.

Salah satu agenda besar yang tengah dipersiapkan adalah penataan serta pemindahan kawasan perkantoran Pemerintah Kota Gorontalo, yang dinilai membutuhkan dukungan lintas sektor.

Berita Terkait:  Cerita Terbentuknya Tanggidaa Group, Komunitas Bersih-bersih Viral di Medsos

Pemkot Gorontalo menegaskan, kebijakan efisiensi anggaran ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Dengan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin, pemerintah daerah berharap kualitas pelayanan publik

Berita Terkait:  Masyarakat Kota Gorontalo Diimbau Waspadai Penyakit ISPA

dan percepatan pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.(Adv)