Gorontalo

Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

×

Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

Share this article
Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan
Tabel inflasi yang dirilis BPS.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kekhawatiran lonjakan harga selama Ramadan 2026 yang sempat membayangi masyarakat Gorontalo akhirnya tak terbukti.

Berita Terkait:  Pemprov-DPRD Provinsi Gorontalo Tetapkan APBD Tahun Anggaran 2025

Di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok, Pemerintah Provinsi Gorontalo justru berhasil menjaga stabilitas harga dengan capaian inflasi yang tetap terkendali.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Gorontalo pada Maret 2026 terhadap Februari 2026 tercatat hanya sebesar 0,24 persen.

Berita Terkait:  Gorontalo Karnaval Karawo 2024 Diharapkan Bisa Perluas Lapangan Kerja

Angka ini menunjukkan keberhasilan pengendalian inflasi di periode yang umumnya rawan gejolak harga.

Di balik capaian tersebut, peran Gubernur Gusnar Ismail dinilai krusial melalui berbagai langkah strategis yang dijalankan secara konsisten dan terukur.

Berita Terkait:  Pohuwato Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Porprov 2026, Gubernur Gusnar: Siapkan Sebaik Mungkin

Pemerintah daerah aktif melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar, sekaligus menggelar operasi pasar dan pasar murah guna menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Pemerintah menggandeng Bulog, distributor, hingga daerah penghasil untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.

Berita Terkait:  Tingkatkan Layanan, Perpustakaan Umum Kota Gorontalo Jalani Visitasi Akreditasi

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, mengungkapkan sejumlah komoditas yang memberi andil terhadap inflasi,

di antaranya bensin, ikan gabus, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, hingga tarif air minum dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Berita Terkait:  Terminal Limboto Mulai Beroperasi, Gusnar Minta AKDP Masuk dan Manfaatkan Fasilitas

Meski demikian, tekanan harga tersebut masih mampu dikendalikan berkat kerja sama yang solid antarinstansi.

“Ini menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan secara terkoordinasi mampu meredam potensi inflasi, terutama di momentum Ramadan yang biasanya sangat sensitif terhadap kenaikan harga,” ujar Wahyudin.

Berita Terkait:  Pusling Dinas Arpus Sambangi Lapas Perempuan, Literasi Jadi Bekal Warga Binaan

Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, serta Bank Indonesia dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan aman,

Berita Terkait:  Satpol PP Provinsi Gelar Pengawasan Penggunaan Trotoar di Andalas dan Jalan Cokroaminoto

dan melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.(Rls)