Gorontalo

Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

×

Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

Sebarkan artikel ini
Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan
Tabel inflasi yang dirilis BPS.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kekhawatiran lonjakan harga selama Ramadan 2026 yang sempat membayangi masyarakat Gorontalo akhirnya tak terbukti.

Berita Terkait:  Grand Model Indonesia 2023, Delegasi Gorontalo Harumkan Nama Daerah

Di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok, Pemerintah Provinsi Gorontalo justru berhasil menjaga stabilitas harga dengan capaian inflasi yang tetap terkendali.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Gorontalo pada Maret 2026 terhadap Februari 2026 tercatat hanya sebesar 0,24 persen.

Berita Terkait:  Kuota Peserta GHM 2025 Hampir Penuh, Danial: Bukti Tingginya Minat Warga

Angka ini menunjukkan keberhasilan pengendalian inflasi di periode yang umumnya rawan gejolak harga.

Di balik capaian tersebut, peran Gubernur Gusnar Ismail dinilai krusial melalui berbagai langkah strategis yang dijalankan secara konsisten dan terukur.

Berita Terkait:  Jubir Gubernur Tanggapi Pernyataan Sehan Soal RUPS BSG: Keliru Karena Tak Tahu yang Sesungguhnya

Pemerintah daerah aktif melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar, sekaligus menggelar operasi pasar dan pasar murah guna menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Pemerintah menggandeng Bulog, distributor, hingga daerah penghasil untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.

Berita Terkait:  Ekonomi Gorontalo Tumbuh 7,68 Persen, Masuk Empat Besar Nasional

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, mengungkapkan sejumlah komoditas yang memberi andil terhadap inflasi,

di antaranya bensin, ikan gabus, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, hingga tarif air minum dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Berita Terkait:  Gorontalo Karnaval Karawo 2024 Diharapkan Bisa Perluas Lapangan Kerja

Meski demikian, tekanan harga tersebut masih mampu dikendalikan berkat kerja sama yang solid antarinstansi.

“Ini menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan secara terkoordinasi mampu meredam potensi inflasi, terutama di momentum Ramadan yang biasanya sangat sensitif terhadap kenaikan harga,” ujar Wahyudin.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Respons Tudingan ke Kadis ESDM Soal Isu Tambang, Minta Data untuk Verifikasi

Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, serta Bank Indonesia dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan aman,

Berita Terkait:  Penjagub Rudy: Pilpres dan Pileg Harus jadi Acuan Pelaksanaan Pilkada

dan melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.(Rls)