Gorontalo

Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

×

Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

Share this article
Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan
Tabel inflasi yang dirilis BPS.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kekhawatiran lonjakan harga selama Ramadan 2026 yang sempat membayangi masyarakat Gorontalo akhirnya tak terbukti.

Berita Terkait:  Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Dorong Perpustakaan Desa Ikuti Perkembangan Era Digital

Di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok, Pemerintah Provinsi Gorontalo justru berhasil menjaga stabilitas harga dengan capaian inflasi yang tetap terkendali.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Gorontalo pada Maret 2026 terhadap Februari 2026 tercatat hanya sebesar 0,24 persen.

Berita Terkait:  Pemerintah Desa Diharap Arahkan Warga Lakukan Perekaman KTP El

Angka ini menunjukkan keberhasilan pengendalian inflasi di periode yang umumnya rawan gejolak harga.

Di balik capaian tersebut, peran Gubernur Gusnar Ismail dinilai krusial melalui berbagai langkah strategis yang dijalankan secara konsisten dan terukur.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Gandeng Google for Education untuk Transformasi Produktivitas Guru

Pemerintah daerah aktif melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar, sekaligus menggelar operasi pasar dan pasar murah guna menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Pemerintah menggandeng Bulog, distributor, hingga daerah penghasil untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.

Berita Terkait:  Tingkatkan Literasi, SMAN 1 Bilato Kunjungi Perpustakaan H.B. Jasin

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, mengungkapkan sejumlah komoditas yang memberi andil terhadap inflasi,

di antaranya bensin, ikan gabus, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, hingga tarif air minum dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Berita Terkait:  Wagub Idah: Ketahanan Pangan Daerah Kunci Keberhasilan Program MBG

Meski demikian, tekanan harga tersebut masih mampu dikendalikan berkat kerja sama yang solid antarinstansi.

“Ini menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan secara terkoordinasi mampu meredam potensi inflasi, terutama di momentum Ramadan yang biasanya sangat sensitif terhadap kenaikan harga,” ujar Wahyudin.

Berita Terkait:  BPBD Provinsi Gandeng Pelaku Usaha dalam Penanggulangan Bencana

Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, serta Bank Indonesia dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan aman,

Berita Terkait:  Audiensi dengan Kemendagri, Gubernur Usul Perluasan Wilayah Kota Gorontalo

dan melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.(Rls)