Hargo.co.id, GORONTALO – Baznas Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan sosial kepada para Pasangan Usia Subur (PUS) yang berpotensi melahirkan anak stunting, Selasa (30/4/2024).
Penyaluran bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Cegah Stunting Pada Keluarga Resiko Stunting oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Gorontalo.
Adapun jumlah Pasangan Usia Subur yang mendapat bantuan dari Baznas tersebut berjumlah 134 pasangan.
Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie mengatakan, penyaluran bantuan tersebut
merupakan hasil dari perjanjian kerja sama mereka dengan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.
“Dari enam program yang tercantum dalam perjanjian itu, salah satunya adalah pencegahan stunting ini,” tutur Hamka dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Kota Tengah tersebut.
Hamka mengatakan, bantuan tersebut bukan hanya berupa beras, melainkan juga jagung, wortel, ikan, sayuran dan makanan pokok lain.
Dirinya juga menerangkan, jika angka stunting di Provinsi Gorontalo masih tinggi,
itu berarti keluarga yang memiliki resiko melahirkan anak stunting tidak teratasi sejak awal.
“Maka usaha ini yang kami berikan untuk pencegahan stunting,” ujar Hamka.
Lebih lanjut Hamka mengatakan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan
zakat dari para Muzakki yang harus diberikan kepada orang yang berhak untuk menerima.
“Itu sasaran utama kami, jadi yang hadir ini yang memiliki KTP, KK dan Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa,” kata Hamka.
Dirinya berharap, bantuan yang mereka salurkan tersebut nantinya akan memiliki manfaat yang besar, terutama dalam hal pencegahan stunting. (*)
Penulis: Fahrul Hulalata/ Mahasiswa Magang UNG












