Hargo.co.id, GORONTALO – Mahasiswa Gorontalo terus berinovasi dalam mempromosikan potensi daerah ke kancah global.
Melalui mata kuliah English for Business and Tourism, mereka ditantang untuk mengemas promosi destinasi wisata lokal secara kreatif dan profesional dengan pendekatan bisnis berbasis media sosial.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan promosi pariwisata Gorontalo ke wisatawan mancanegara, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi global mahasiswa agar lebih siap bersaing di era digital.
Di kelas A yang dibimbing oleh Dr. Sartin T. Miolo, mahasiswa menghasilkan beragam konten promosi, mulai dari desain poster hingga video kreatif.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah video promosi wisata hiu paus di Botubarani Whale Shark Tourism.
Salah satu mahasiswa, Windi, mengungkapkan bahwa konsep promosi yang diusung mengedepankan kualitas visual dan pendekatan pasar global.
“Kami ingin menampilkan keindahan Gorontalo dengan cara yang lebih profesional dan mampu menjangkau audiens internasional,” ujarnya.
Dalam proses produksinya, mahasiswa terjun langsung ke lokasi untuk mengambil gambar dan mendokumentasikan pengalaman wisata secara autentik.
Wisata hiu paus di Botubarani sendiri dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata Gorontalo,
yang menawarkan pengalaman langka berinteraksi langsung dengan hiu paus secara aman.
Keberadaan destinasi ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.
Sejumlah nelayan mulai beralih profesi menjadi pemandu wisata serta penyedia jasa berbasis komunitas.
Selain itu, masyarakat lokal meyakini kemunculan hiu paus menjadi pertanda musim ikan, termasuk ikan nike, yang berdampak pada peningkatan hasil tangkapan.
Pengelolaan wisata berbasis masyarakat di Botubarani bahkan telah mendapat pengakuan internasional melalui raihan ASEAN Community Based Tourism Award 2025.
Tak hanya wisata bahari, Gorontalo juga memiliki kekayaan budaya yang potensial untuk dipromosikan secara global, seperti Rumah Adat Dulohupa, Benteng Otanaha, hingga Festival Apangi.
Melalui upaya promosi yang digagas mahasiswa ini, diharapkan potensi wisata Gorontalo semakin dikenal dunia,
sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.(Mg-06)












