Hargo.co.id, GORONTALO – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPBK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan program “UPBK UNG Road to Faculty” dengan mengunjungi langsung sejumlah fakultas di Kampus IV.
Program ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan konseling kepada mahasiswa yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau.
Kegiatan yang mulai direalisasikan tahun ini mengusung tiga fokus utama, yakni menjangkau, mendengar, dan mendampingi mahasiswa dalam menjaga kesehatan mental mereka.
Koordinator kegiatan, Permatasari, menegaskan bahwa layanan UPBK terbuka bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali.
“Harapannya mahasiswa bisa tetap sehat, terutama secara mental. Kami ingin mereka mengetahui bahwa ada layanan yang bisa dimanfaatkan. Kami siap mendengar dan mendampingi secara aktif,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Fadilah Atma yang mendorong mahasiswa agar lebih berani mengekspresikan kondisi diri mereka.
“Kami berharap mahasiswa dapat menyampaikan pikiran, emosi, dan keunikannya secara lugas dengan kondisi mental yang sehat,” katanya.
Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Meski demikian, masih terdapat sebagian mahasiswa yang ragu untuk terbuka karena khawatir akan respons dari lingkungan sekitar.
Namun, sosialisasi ini mulai menunjukkan dampak positif, terlihat dari adanya mahasiswa yang secara mandiri mendaftarkan diri untuk mengikuti sesi konseling.
Program ini sebenarnya telah dirancang sejak tahun sebelumnya, namun baru dapat diwujudkan tahun ini melalui kunjungan langsung ke fakultas.
Sebelumnya, UPBK lebih banyak menggelar pelatihan, webinar, serta pembinaan konselor sebaya dan dosen pembimbing akademik.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari arahan Wakil Rektor III UNG dalam meningkatkan perhatian terhadap isu kesehatan mental mahasiswa.
Menutup kegiatan, Permatasari menyampaikan pesan penuh empati kepada mahasiswa.
“Jika kalian merasa tidak baik-baik saja, ingatlah bahwa kalian tidak sendiri. Ada kami, dosen, dan unit layanan yang siap membantu. Jangan ragu untuk berbagi cerita,” pesannya.(Mg-06)












