Edukasi

254 Mahasiswa FMIPA UNG Jalani Prosesi Yudisium, Dekan: Tunjukkan Integritas dan Kontribusi Nyata

×

254 Mahasiswa FMIPA UNG Jalani Prosesi Yudisium, Dekan: Tunjukkan Integritas dan Kontribusi Nyata

Share this article
254 Mahasiswa FMIPA UNG Jalani Prosesi Yudisium, Dekan_ Tunjukkan Integritas dan Kontribusi Nyata
Suasana prosesi yudisium yang dijalani mahasiswa Fakultas MIPA UNG, Senin (23/6/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 254 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengikuti yudisium yang digelar di GPCC, Senin (23/6/2025).

Berita Terkait:  448 Mahasiswa UNG Diterjunkan ke 28 Desa, Perkuat Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi

Dekan FMIPA, Fitryane Lihawa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan memberi ucapan selamat kepada para mahasiswa serta orang tua yang telah mendampingi perjuangan anak-anak mereka hingga meraih gelar sarjana. “Untuk para orang tua, hari ini anak-anak bapak ibu telah menyandang gelar sarjana, baik itu Sarjana Pendidikan maupun Sarjana Sains. Selamat atas pencapaian ini,” ucap Fitryane.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi alumni terhadap pengembangan institusi. Menurutnya, keberhasilan para lulusan ke depan akan menjadi salah satu indikator penting dalam proses akreditasi fakultas.

Berita Terkait:  Maksimalkan Pemberian Materi, UT Gorontalo Gelar OSMB dalam Tiga Sesi

Lebih lanjut, Dekan FMIPA menyoroti tantangan yang akan dihadapi para lulusan setelah menyandang gelar sarjana.

“Sebelum meraih gelar, tantangannya mungkin kecil. Namun setelah menyandang gelar, tantangan akan jauh lebih besar. Karena dunia kerja dan kehidupan nyata menanti,” tambahnya.

Berita Terkait:  Sekolah di Botupingge Belum Tersentuh MBG, Siswa Diimbau Bawa Bekal

Ia mengingatkan bahwa 99 persen kesuksesan ditentukan oleh kerja keras, bukan semata-mata kecerdasan intelektual.

“Jika tidak mau bekerja keras, jangan bermimpi untuk sukses,” tegasnya.
Berita Terkait:  Tingkatkan Kemampuan Public Speaking, FSB UNG Gelar Pelatihan Kelas Berani Berbicara

Tidak hanya itu, Fitriyane juga menanggapi isu yang beredar mengenai biaya yudisium sebagai bentuk keterbukaan kepada mahasiswa dan orang tua.

“Saya ingin menyampaikan secara terbuka mengenai pelaksanaan kegiatan yudisium hari ini, sebagai bentuk transparansi kepada mahasiswa dan orang tua yang mungkin bertanya-tanya tentang penggunaan dana. Setiap mahasiswa membayarkan Rp510.000 kepada operator,” jelasnya.

Berita Terkait:  Sejumlah Organisasi di Gorontalo Gelar Diskusi Terkait Danau Limboto

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, Rp 180.000 digunakan untuk pembuatan sumbangan alumni, sementara Rp 330.000 dialokasikan sepenuhnya untuk pembiayaan kegiatan hari ini.

Biaya ini mencakup konsumsi untuk mahasiswa, orang tua pendamping, dosen, serta adik-adik yang turut memberikan penampilan persembahan,” jelas Fitryane.

Berita Terkait:  Masa Pengabdian Berakhir, 14 Mahasiswa Program UNG Mengajar Batch 8 Resmi Ditarik

Adapun alasan pemilihan lokasi Grand Palace Convention Centre sebagai tempat pelaksanaan acara yudisium.

“Acara ini tidak dilaksanakan di fakultas karena tidak tersedia ruangan yang mampu menampung ratusan mahasiswa beserta pendamping dan seluruh civitas akademika. Oleh karena itu, kegiatan ini digelar di gedung ini, dan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama dengan mahasiswa,” tegasnya.

Berita Terkait:  Mahasiswa HMJ PGSD FIP UNG Berbagi Takjil di Depan Kampus II

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa dekan fakultas lainnya yang tersebar di UNG, Kepala LPPM dan LPM,

para guru besar FMIPA, serta dosen dan tenaga kependidikan lainnya.(Mg-08/Mg-10) 

Berita Terkait:  Ratusan Mahasiswa PPG Prajabatan Ikuti Diklat Kebhinekaan dan Wawasan Kebangsaan