Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya membangun dunia pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan integritas peserta didik.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN),
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Boalemo
yang dirangkaikan dengan launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (19/5/2026), di Alun-alun Tilamuta.
Dalam sambutannya, Lahmuddin menilai sekolah memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan kepribadian generasi muda. Karena itu, ia meminta seluruh tenaga pendidik untuk tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang membangun sikap, moral, dan kedisiplinan anak sejak dini,” ujar Bupati Lahmuddin Hambali.
Ia menegaskan, pembinaan etika dan perilaku siswa harus menjadi perhatian utama dalam setiap proses pembelajaran maupun kegiatan perlombaan yang dilaksanakan di sekolah.
Selain itu, Lahmuddin juga menyoroti pentingnya menjaga objektivitas dan profesionalisme dalam pelaksanaan lomba, terutama pada penentuan dewan juri. Menurutnya, integritas panitia dan juri menjadi faktor penting agar seluruh proses berlangsung adil dan transparan.
“Dewan juri harus memiliki kapasitas, pengetahuan, dan integritas sehingga hasil perlombaan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Ia turut mengingatkan masyarakat maupun tenaga pendidik agar menyelesaikan setiap persoalan pendidikan
melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, bukan dengan memperkeruh situasi melalui media sosial.
“Jika ada hal yang perlu dikritisi, sampaikan melalui jalur komunikasi yang benar agar masalah bisa diselesaikan secara baik,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis aplikasi untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Lahmuddin Hambali menjelaskan, sistem digital tersebut dirancang untuk mengintegrasikan sekolah, guru, siswa, dan orang tua dalam satu platform layanan pendidikan. Melalui sistem itu, pengawasan terhadap kehadiran dan aktivitas siswa di sekolah diharapkan menjadi lebih efektif dan transparan.
“Orang tua nantinya dapat memantau aktivitas anak di sekolah, sementara guru lebih mudah melakukan pengawasan dan pendataan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Boalemo terhadap berbagai program strategis nasional di sektor pendidikan,
termasuk rencana pembangunan sekolah nasional terintegrasi di Kecamatan Paguyaman yang lahannya telah disiapkan pemerintah daerah.(Rls)












