Gorontalo

Harga Pangan Melonjak, Pemprov Gorontalo Hadirkan Pasar Murah untuk Warga Taluditi

×

Harga Pangan Melonjak, Pemprov Gorontalo Hadirkan Pasar Murah untuk Warga Taluditi

Share this article
Harga Pangan Melonjak, Pemprov Gorontalo Hadirkan Pasar Murah untuk Warga Taluditi
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Kadis Kumperindag saat melayani masyarakat berbelanja di Pasar Murah Bersubsidi Pemprov Gorontalo yang dilaksanakan di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Nova Diskominfotik Provinsi Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri pelaksanaan pasar murah bersubsidi yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (23/5/2026).

Berita Terkait:  Ekonomi Gorontalo Tetap Tumbuh 6,20 Persen di Tengah Efisiensi Anggaran

Program tersebut disambut antusias warga, khususnya masyarakat kawasan transmigrasi yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Sebanyak 1.000 kupon belanja disiapkan pemerintah dalam kegiatan itu.

Dalam kegiatan tersebut, Idah Syahidah didampingi Kepala Dinas Kumperindag Gorontalo, Faisal Lamaraka, serta sejumlah unsur pemerintah daerah dan perwakilan DPRD Kabupaten Pohuwato.

Berita Terkait:  Gubernur Paparkan Capaian Daerah di Paripurna HUT ke-25 Provinsi Gorontalo

Taluditi dikenal sebagai salah satu kawasan transmigrasi di Pohuwato yang dihuni masyarakat dari beragam latar belakang budaya dan suku.

Kondisi itu membuat program stabilisasi harga pangan dinilai sangat membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat setempat.

Berita Terkait:  Lapangan Golf Yosonegoro Diusul jadi Pusat Pelatihan Atlet dan Pembinaan Olahraga

“Pemerintah provinsi ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang ringan dan mudah dijangkau,” ujar Idah Syahidah saat memberikan sambutan.

Ia menjelaskan, masyarakat diberikan keleluasaan memilih komoditas sesuai kebutuhan tanpa harus membeli seluruh paket sembako yang tersedia. Menurutnya, skema tersebut dibuat agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menyesuaikan kemampuan ekonomi warga.

Berita Terkait:  DJPb Paparkan Kinerja APBN di Provinsi Gorontalo hingga Februari 2024

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras lima kilogram Rp25 ribu, minyak goreng Rp10 ribu per liter,

gula pasir Rp10 ribu per kilogram, telur Rp10 ribu per 10 butir, cabai rawit Rp10 ribu per seperempat kilogram,

Berita Terkait:  Pani Gold Mine Mulai Masuk Fase Produksi, Wagub: Kedepankan Tanggungjawab Lingkungan

bawang merah Rp10 ribu per setengah kilogram, hingga ayam pedaging Rp20 ribu per ekor.

Jika dibandingkan harga pasar umum, total nilai seluruh komoditas diperkirakan mencapai Rp265 ribu. Namun melalui program subsidi pemerintah, masyarakat cukup membayar Rp95 ribu untuk mendapatkan kebutuhan pokok tersebut.

Berita Terkait:  Gusnar Siap Kolaborasi, Program Strategis Gorut Dibidik Terkoneksi dengan Pusat

Selain pasar murah, pemerintah provinsi juga menghadirkan layanan Samsat Keliling guna memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor di lokasi kegiatan.

Warga yang memanfaatkan layanan itu juga diberikan kemudahan tambahan berupa kupon belanja tanpa harus mengantre panjang.(Adv) 

Berita Terkait:  Wujudkan Visi Gubernur, Dispora Gorontalo Gelar Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi